Banner Iklan

Dorong Tata Kelola Berbasis Spasial, Mahasiswa KKN-T UNHAS Hadirkan Peta Tematik Infrastruktur Kelurahan Pajalele

16 Agustus 2026 22:08 WIB
Penulis : MUH. NUR
Editor : Salman Alfarisi
Dorong Tata Kelola Berbasis Spasial, Mahasiswa KKN-T UNHAS Hadirkan Peta Tematik Infrastruktur Kelurahan Pajalele i

PAJALELE – CELOTEH.ONLINE – Komitmen dalam mewujudkan tata kelola wilayah yang terukur dan terintegrasi kembali ditunjukkan oleh civitas akademika Universitas Hasanuddin. Muh. Akhzan Akbar Alfarasi, mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, secara resmi menyerahkan hasil program kerja bertajuk “Pembuatan Peta Tematik Sarana dan Prasarana Kelurahan Pajalele sebagai Media Informasi Spasial Wilayah” kepada pihak Pemerintah Kelurahan Pajalele.

Program ini diinisiasi guna menjawab tantangan pengelolaan data aset publik yang selama ini kerap terfragmentasi. 

Mengoptimalkan pemanfaatan Geographic Information System (GIS), Akhzan melakukan inventarisasi dan validasi titik koordinat terhadap 22 fasilitas umum serta sosial di Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang. 

Pemetaan tersebut mencakup enam sektor krusial, meliputi sarana pemerintahan, pusat kesehatan, tempat peribadatan, gedung pendidikan, fasilitas olahraga, hingga jaringan irigasi dan air bersih.

Inisiatif pemetaan spasial ini menyerahkan tiga instrumen luaran (output) strategis:

Peta Tematik Sarana dan Prasarana: Media visual cetak yang menyajikan visualisasi sebaran fasilitas secara informatif.

Database Spasial Digital: Basis data geospasial 22 titik fasilitas yang terstruktur untuk pembaruan data secara berkelanjutan.

Papan Media Informasi Spasial: Prasasti peta publik yang terpasang secara permanen di Kantor Kelurahan Pajalele untuk menjamin transparansi informasi bagi masyarakat umum.

“Kehadiran peta tematik dan database 22 titik fasilitas ini dirancang sebagai jembatan informasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Harapan besar saya, karya ini tidak berhenti sebagai dokumen fisik saja, melainkan terus dimanfaatkan, diperbarui, dan dijadikan dasar pengembangan infrastruktur Kelurahan Pajalele ke depannya,” ungkap Muh. Akhzan Akbar Alfarasi.

Dengan diserahkannya dokumen geospasial ini, Pemerintah Kelurahan Pajalele kini dibekali landasan data yang teruji untuk mengakselerasi efektivitas perencanaan wilayah, mengevaluasi pemerataan pembangunan infrastruktur, serta menyusun kebijakan publik yang lebih akurat dan inklusif. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga