×
Banner Iklan

HMI Komisariat STIEM Bongaya Dorong Minat Generasi Muda Melanjutkan Pendidikan di STIEM Bongaya

13 Juli 2026 22:09 WIB
Penulis : Salman Alfarisi
Editor : Redaksi
HMI Komisariat STIEM Bongaya Dorong Minat Generasi Muda Melanjutkan Pendidikan di STIEM Bongaya i

MAKASSAR – CELOTEH.ONLINE – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIEM Bongaya Cabang Gowa Raya turut menyemarakkan momentum Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STIEM Bongaya Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengajak generasi muda dari berbagai daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi di STIEM Bongaya.

Melalui berbagai program studi unggulan, fasilitas pembelajaran yang terus berkembang, serta pilihan kelas reguler, weekend, dan hybrid (offline maupun online), STIEM Bongaya dinilai menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang mampu menjawab kebutuhan pendidikan di era saat ini.

Ketua Umum HMI Komisariat STIEM Bongaya Cabang Gowa Raya, La Ode Afal Safarin, menyatakan bahwa momentum penerimaan mahasiswa baru merupakan peluang emas bagi para lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya bagi mereka yang belum berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Momentum Penerimaan Mahasiswa Baru STIEM Bongaya merupakan peluang emas bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya. Terlebih bagi mereka yang belum berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri, STIEM Bongaya dapat menjadi pilihan strategis untuk membangun karier pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga melalui prestasi mahasiswa di berbagai bidang.

“Melihat minat dan potensi mahasiswa dalam bidang olahraga, STIEM Bongaya telah membuktikan kualitasnya di tingkat nasional dengan meraih Juara I National College Futsal Championship (NCFS) yang diselenggarakan pada Juni lalu. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa STIEM Bongaya mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KOHATI HMI Komisariat STIEM Bongaya Cabang Gowa Raya, Dwi Puspita Ananda, mengajak para pelajar, khususnya yang berasal dari Kabupaten Bulukumba, untuk memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di STIEM Bongaya.

Menurutnya, Bulukumba sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi dan manajemen.

“Bulukumba memiliki banyak destinasi wisata yang menjadi penopang perekonomian daerah. Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu ekonomi, STIEM Bongaya menjadi pilihan yang tepat bagi pelajar Bulukumba yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pendidikan. Peluang tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh generasi muda,” ungkap Dwi Puspita Ananda.

Di sisi lain, Sekretaris Umum KOHATI HMI Komisariat STIEM Bongaya Cabang Gowa Raya, Fitrah Yanti Usman, yang berasal dari Adonara, Nusa Tenggara Timur, menilai bahwa tantangan perguruan tinggi swasta saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan kualitas, tetapi juga pada perubahan persepsi masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan mahasiswa saat ini berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Dahulu, persaingan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sangat ketat sehingga banyak calon mahasiswa menjadikan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sebagai pilihan utama. Namun kini berkembang anggapan di masyarakat bahwa berbagai proses menjadi lebih mudah apabila memiliki kedekatan dengan pihak tertentu, disertai persepsi bahwa lulusan PTN memiliki peluang kerja yang lebih besar dibandingkan lulusan PTS.

“Persepsi tersebut perlahan membuat kampus-kampus swasta, termasuk STIEM Bongaya, masih kurang diminati oleh masyarakat di kampung-kampung. Padahal keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh status kampusnya, tetapi juga oleh kemampuan, pengalaman, karakter, dan kemauan untuk terus berkembang,” jelas Fitrah Yanti Usman.

Ia berharap semakin banyak generasi muda di daerah asalnya yang memiliki keberanian untuk melanjutkan pendidikan di STIEM Bongaya.

“Harapannya, adik-adik di kampung dapat mulai tertarik untuk melanjutkan pendidikan di STIEM Bongaya. Namun di sisi lain, lembaga kampus juga perlu terus menyesuaikan diri dengan berbagai isu dan tantangan pendidikan saat ini, menjaga kualitas, serta mampu menjawab berbagai keraguan yang masih berkembang di masyarakat terhadap perguruan tinggi swasta,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fitrah Yanti Usman menegaskan bahwa mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi duta kampus di daerah masing-masing.

“Mahasiswa yang berasal dari daerah harus mampu menunjukkan prestasi, etika, dan kontribusi terbaik selama menempuh pendidikan di STIEM Bongaya. Dengan memberikan contoh nyata melalui karya dan pencapaian, diharapkan semakin banyak adik-adik di kampung yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan bergabung bersama STIEM Bongaya,” pungkasnya.

Melalui semangat Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, HMI Komisariat STIEM Bongaya Cabang Gowa Raya berharap semakin banyak generasi muda dari berbagai daerah memilih STIEM Bongaya sebagai tempat mengembangkan ilmu pengetahuan, karakter, dan kompetensi untuk menghadapi tantangan masa depan.

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga