Dianggap Gagal Menindak Mafia BBM Bersubsidi, FPM Sulsel Desak Polda Turun Tangan dan Evaluasi Kapolres Jeneponto
MAKASSAR – CELOTEH.ONLINE – Forum Pergerakan Mahasiswa Sulawesi Selatan (FPM Sulsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan sebagai bentuk protes terhadap dugaan maraknya praktik penyalahgunaan dan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Jeneponto.
Dalam aksinya, massa menyoroti dugaan praktik distribusi BBM subsidi yang tidak tepat sasaran pada sejumlah SPBU, khususnya SPBU Kalukuang dan SPBU Pacceklang, Kecamatan Bangkala. Menurut FPM Sulsel, praktik tersebut telah berlangsung cukup lama dan berpotensi merugikan negara, menghambat akses masyarakat terhadap BBM subsidi, serta mencederai prinsip keadilan sosial yang menjadi tujuan utama kebijakan subsidi energi.
FPM menilai lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap dugaan praktik mafia BBM bersubsidi telah menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di daerah. Oleh karena itu, kami mendesak Ditreskrimsus Polda Sulsel untuk mengambil langkah hukum yang tegas, profesional, dan transparan guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Jenderal Lapangan FPM Sulsel, Jamil, menegaskan bahwa persoalan mafia BBM subsidi bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan kejahatan ekonomi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“BBM subsidi adalah hak masyarakat yang dijamin oleh negara. Ketika distribusinya diduga diselewengkan untuk kepentingan segelintir pihak, maka yang dirugikan bukan hanya keuangan negara, tetapi juga rakyat kecil yang bergantung pada akses energi untuk menjalankan aktivitas ekonominya. Kami meminta Polda Sulsel bertindak tegas dan tidak membiarkan praktik-praktik yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tegas Jamil.
Lebih lanjut, Jamil menyatakan bahwa FPM Sulsel menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat di wilayah hukum Jeneponto apabila dugaan praktik tersebut benar terjadi dan berlangsung tanpa penanganan yang efektif.
“Jika dugaan penyalahgunaan BBM subsidi ini telah berlangsung lama namun tidak mendapatkan penanganan yang maksimal, maka evaluasi terhadap jajaran yang bertanggung jawab menjadi langkah yang wajar demi menjaga integritas institusi dan memastikan supremasi hukum berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Pernyataan Sikap Forum Pergerakan Mahasiswa Sulawesi Selatan (FPM Sulsel)
- Mendesak Ditreskrimsus Polda Sulsel untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan praktik mafia BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Kalukuang dan SPBU Pacceklang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.
- Menuntut Polda Sulsel untuk menindak tegas dan memproses hukum seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Mendesak Kapolda Sulsel untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran Polres Jeneponto dan unit terkait apabila terbukti tidak menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum secara optimal terhadap dugaan praktik tersebut.
FPM Sulsel menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga terdapat langkah konkret dari aparat penegak hukum, sebagai bagian dari komitmen menjaga kepentingan masyarakat dan memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran sesuai amanat hukum dan prinsip keadilan sosial.

















Komentar