Dari Nurse Call hingga Akses Puskesmas, Aspirasi Warga Mengalir di Reses Fery Surachmat
WAJO – CELOTEH.ONLINE – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Fery Surachmat, kembali memanfaatkan masa reses sebagai ruang bertemu langsung dengan masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Jalan Andi Lantara, Kelurahan Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Kamis malam (16/7/2026).
Reses yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang disambut antusias warga.
Dalam sambutannya, legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang tetap meluangkan waktu menghadiri reses di tengah kesibukan sehari-hari.
Bagi Fery, Kelurahan Lapongkoda bukan sekadar lokasi reses.
Wilayah tersebut memiliki nilai emosional karena menjadi salah satu daerah yang memberikan dukungan besar hingga mengantarkannya menjadi anggota DPRD Kabupaten Wajo.
“Kelurahan ini sangat spesial bagi saya. Dari sinilah cikal bakal saya mendapat dorongan dan kepercayaan masyarakat hingga bisa duduk sebagai anggota DPRD Wajo. Karena itu saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Fery juga menyampaikan refleksi perjalanan lebih dari satu tahun menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Ia memaparkan sejumlah aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan, mulai dari program yang telah direalisasikan hingga berbagai persoalan yang masih terus dikawal.
“Alhamdulillah, beberapa aspirasi masyarakat yang disampaikan pada reses tahun lalu, baik yang membutuhkan program maupun yang dapat ditindaklanjuti secara langsung, sudah mulai direalisasikan. Tentu masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami perjuangkan, dan itu menjadi komitmen saya untuk terus mengawalnya,” ungkapnya.
Di bidang pendidikan, Fery menjelaskan bahwa melalui perjuangan Fraksi PKB bersama Anggota DPR RI Andi Muawiyah Ramli (Amure), Kabupaten Wajo menjadi daerah penerima Program Indonesia Pintar (PIP) terbesar ketiga di Sulawesi Selatan.
Sementara di sektor kesehatan, Fery menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan memperjuangkan peningkatan pelayanan bagi masyarakat.
“Saya berkomitmen terus memperjuangkan pelayanan kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Wajo. Di luar tugas sebagai anggota DPRD, saya juga terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam berbagai persoalan kesehatan,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan seluruh aspirasi maupun keluhan yang dirasakan agar dapat menjadi bahan perjuangan di DPRD.
Suasana dialog berlangsung terbuka.
Warga menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah diperjuangkan, namun juga menitipkan sejumlah harapan agar kualitas pelayanan kesehatan terus ditingkatkan.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan agar setiap ruang perawatan di RSUD Lamaddukelleng dilengkapi fasilitas nurse call atau bel pemanggil perawat.
Menurut warga, fasilitas tersebut akan memudahkan pasien memperoleh bantuan tanpa harus mencari petugas secara langsung.
Selain itu, masyarakat berharap pelayanan tenaga kesehatan, khususnya dokter, semakin optimal sehingga pasien dapat memperoleh layanan yang lebih cepat dan nyaman.
Perhatian warga juga tertuju pada Puskesmas Pattirosompe. Mereka mengusulkan perbaikan akses jalan menuju puskesmas, penambahan penerangan jalan, serta penambahan ruang rawat inap mengingat fasilitas tersebut menjadi satu-satunya puskesmas rawat inap di Kecamatan Tempe.
Tak hanya sektor kesehatan, masyarakat juga berharap kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan terus ditingkatkan agar semakin mudah diakses dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Fery memastikan seluruh aspirasi akan menjadi perhatian Komisi IV DPRD Wajo untuk diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah.
Menurutnya, keberadaan nurse call merupakan bagian dari fasilitas penunjang standar pelayanan rumah sakit yang penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien.
“Kami akan terus berjuang agar fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Wajo semakin baik. Mudah-mudahan berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Fery juga menyampaikan kabar baik bagi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa apabila tidak ada kendala, RSUD Lamaddukelleng tahun ini akan menerima bantuan alat CT Scan.
Kehadiran alat tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan diagnostik sekaligus mengurangi jumlah pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Menutup kegiatan, Fery kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh aspirasi masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami akan terus mencari peluang agar sektor pendidikan, kesehatan, dan UMKM memperoleh dukungan anggaran yang lebih besar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi bekal kami untuk terus memperjuangkannya,” pungkasnya.
(Humas DPRD Kabupaten Wajo)
















Komentar