×
Banner Iklan

PKB Perkuat Kaderisasi Lewat Sekolah Kader Perubahan di Sajoanging

16 Juli 2026 18:14 WIB
Editor : Salman Alfarisi
PKB Perkuat Kaderisasi Lewat Sekolah Kader Perubahan di Sajoanging i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memperkuat proses kaderisasi melalui penyelenggaraan Sekolah Kader Perubahan yang digelar di Desa Towalida, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang didominasi kalangan milenial dari berbagai desa di Kecamatan Sajoanging. 

Mayoritas peserta merupakan generasi muda berusia 18 hingga 35 tahun yang dipersiapkan menjadi kader-kader potensial dalam membangun organisasi sekaligus mengabdi kepada masyarakat.

Sekolah Kader Perubahan merupakan salah satu tahapan kaderisasi PKB yang dirancang untuk membentuk kader berintegritas, berkapasitas, serta memiliki orientasi perubahan sosial yang berlandaskan nilai-nilai ke-NU-an, kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai organisasi politik, strategi komunikasi publik, advokasi kebijakan, hingga pengelolaan program yang berbasis pada kebutuhan masyarakat. 

Selain itu, pendidikan politik tersebut juga bertujuan mempersiapkan kader agar siap menjalankan peran di struktur partai, pemerintahan, maupun berbagai sektor kehidupan sosial.

Anggota DPRD Kabupaten Wajo sekaligus penyelenggara kegiatan, Andi Mulyadi, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan sebuah partai politik. 

Menurutnya, proses kaderisasi harus dilaksanakan secara terstruktur, berkesinambungan, dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan.

“PKB tidak boleh hanya menunggu munculnya pemimpin, tetapi harus menyiapkannya. Melalui Sekolah Kader Perubahan ini, kami ingin memastikan bahwa generasi muda PKB memiliki pemikiran visioner, karakter yang kuat, serta kemampuan teknis dalam membaca kebutuhan masyarakat dan merumuskan solusi,” ujar Andi Mulyadi.

Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW PKB Sulawesi Selatan, Nasra Hasse, SE., M.Si., dalam materinya menekankan bahwa perubahan tidak cukup hanya menjadi slogan, melainkan harus diwujudkan melalui peningkatan kapasitas intelektual, strategi yang matang, serta tindakan yang terarah.

“Kader harus memiliki ilmu, strategi, dan kepekaan sosial. Politik bukan sekadar kompetisi kekuasaan, tetapi ruang pengabdian. Karena itu, kader harus siap memimpin perubahan, bukan hanya mengikuti arus,” tegas Nasrah.

Usai mengikuti pendidikan politik, para peserta akan menjalani program pendampingan, evaluasi, serta penugasan di tingkat desa dan kecamatan sebagai bagian dari sistem kaderisasi yang berkelanjutan.

Melalui pola pembinaan yang terstruktur tersebut, PKB berharap mampu melahirkan generasi pemimpin politik yang berintegritas, inklusif, dan memiliki kapasitas menjadi lokomotif perubahan di berbagai sektor pembangunan.

Sekolah Kader Perubahan juga diharapkan menjadi wadah pembentukan sumber daya manusia politik yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga