×
Banner Iklan

BULOG Catat Sejarah Baru, Serapan Gabah Nasional Tembus 3 Juta Ton; Bulukumba Sumbang 56 Ribu Ton Gabah

3 Juni 2026 17:19 WIB
Penulis : Salman Alfarisi
Editor : Redaksi
BULOG Catat Sejarah Baru, Serapan Gabah Nasional Tembus 3 Juta Ton; Bulukumba Sumbang 56 Ribu Ton Gabah i

BULUKUMBA – CELOTEH.ONLINE – Perum BULOG kembali menorehkan capaian penting dalam pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pengadaan gabah dan beras dalam negeri. Hingga 3 Juni 2026, realisasi serapan gabah dan beras petani secara nasional telah mencapai 3.008.626 ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2026.

Pencapaian tersebut menjadi tonggak bersejarah dalam pengelolaan pangan nasional. Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan, BULOG berhasil mendekati target pengadaan tahunan yang selama ini menjadi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan petani, penguatan cadangan pangan pemerintah, dan stabilitas harga pangan nasional.

Di wilayah kerja Perum BULOG Kantor Cabang (Kancab) Bulukumba, realisasi serapan hingga saat ini tercatat mencapai 56.187 ton gabah atau setara dengan 28.739 ton beras. Capaian tersebut menjadi kontribusi nyata BULOG Kancab Bulukumba dalam mendukung keberhasilan program pengadaan gabah dan beras nasional sekaligus memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari petani, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi, hingga seluruh insan BULOG yang bekerja secara intensif selama musim panen berlangsung.

Pimpinan Perum BULOG Kancab Bulukumba, Faisal Armin, menyampaikan bahwa capaian serapan di wilayah kerjanya merupakan bukti komitmen BULOG dalam mendukung petani dan menjaga ketahanan pangan nasional.

“Realisasi serapan sebesar 56.187 ton gabah atau 28.739 ton setara beras di wilayah kerja Kancab Bulukumba menunjukkan komitmen kami untuk terus hadir di tengah petani, memastikan hasil panen terserap secara optimal, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Faisal Armin.

Menurutnya, keberhasilan serapan gabah dan beras secara nasional juga menunjukkan efektivitas kebijakan pemerintah dalam menjaga harga gabah petani melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan tersebut dinilai mampu memberikan kepastian pasar dan perlindungan harga bagi petani di berbagai daerah.

Selain memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani, capaian serapan tersebut turut memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini berada pada level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional. Saat ini, stok beras yang dikelola BULOG telah melampaui 5 juta ton, sehingga mampu menjamin ketersediaan pangan untuk berbagai kebutuhan pemerintah, mulai dari stabilisasi harga, penyaluran bantuan pangan, hingga mitigasi bencana dan gejolak pasar.

BULOG pun optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras pada tahun 2026 dapat tercapai bahkan sebelum akhir tahun. Dengan masih berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah strategis, upaya penyerapan hasil panen petani akan terus dioptimalkan melalui penguatan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.

Capaian ini sekaligus menjadi indikator semakin kuatnya posisi Indonesia dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Di tengah berbagai tantangan global yang memengaruhi sektor pangan, BULOG terus berperan sebagai instrumen negara untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik, kesejahteraan petani meningkat, serta kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin.

“Keberhasilan serapan ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Faisal Armin.

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga