Disnakertrans Wajo Serahkan SK FKLPID kepada PT EEES, Perkuat Sinergi Pelatihan dan Industri
WAJO – CELOTEH.ONLINE – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Wajo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Kabupaten Wajo kepada manajemen PT EEES dalam rangkaian penutupan pelatihan menjahit dan pelatihan mesin di Desa Poleonro, Kecamatan Gilireng, Kamis (18/6/2026).
SK tersebut diterima langsung oleh Manajemen PT EEES, Andi Agustina, dalam kegiatan yang ditutup oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Wajo, Andi Sudarmin, didampingi Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Wajo, Ahmad Adam, serta jajaran manajemen PT EEES.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Wajo, Andi Sudarmin, mengatakan pembentukan FKLPID merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan dan sektor industri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.
“FKLPID menjadi wadah kolaborasi antara lembaga pelatihan dan dunia industri agar program peningkatan kompetensi tenaga kerja dapat berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan SDM di Kabupaten Wajo, PT EEES melalui Andi Agustina mengutus dua orang perwakilan untuk bergabung dalam kepengurusan FKLPID Kabupaten Wajo.
Sementara itu, Kepala BLK Kabupaten Wajo, Ahmad Adam, berharap kehadiran FKLPID dapat menjadi jembatan komunikasi dan kerja sama yang efektif antara lembaga pelatihan dan dunia usaha.
“Insya Allah, dengan adanya FKLPID ini, sinergi antara industri dan lembaga pelatihan akan semakin kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing,” katanya.
Di sisi lain, Ketua FKLPID Kabupaten Wajo, Muh. Nur, menyambut positif bergabungnya unsur industri dalam forum tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pelaku industri untuk memperkuat program kerja organisasi.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan koordinasi di tingkat pengurus dan membangun komunikasi dengan berbagai industri agar FKLPID dapat berjalan optimal dalam mendukung pengembangan tenaga kerja di Kabupaten Wajo,” tutur Muh. Nur.
Melalui FKLPID, Pemerintah Kabupaten Wajo berharap terbangun kolaborasi yang lebih erat antara lembaga pelatihan dan dunia industri guna menciptakan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan sesuai kebutuhan pembangunan daerah. (*)

















Komentar