×
Banner Iklan

Tutup Drainase, Gedung KDKMP di Sanreseng Ade Menuai Sorotan

14 Juni 2026 17:59 WIB
Editor : Salman Alfarisi
Tutup Drainase, Gedung KDKMP di Sanreseng Ade Menuai Sorotan i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sanreseng Ade, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, menuai sorotan dari kalangan aktivis. 

Mereka menilai pembangunan akses masuk gedung tersebut diduga telah menutup saluran drainase yang berada tepat di depan lokasi bangunan sehingga menghambat aliran air dan menyebabkan genangan di ruas jalan sekitar saat hujan turun.

Aktivis AMI WB, Bang Ichal, menyampaikan bahwa keberadaan drainase memiliki fungsi vital dalam mengalirkan air hujan agar tidak meluap ke badan jalan maupun permukiman warga. 

Menurutnya, pembangunan fasilitas publik semestinya tetap memperhatikan aspek tata ruang dan sistem drainase yang telah ada.

“Kami sudah sampaikan dipekerja bangunannya, hanya saja mereka tidak memberikan respon atas keluhan masyarakat sekitar. Jangan sampai pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru menimbulkan persoalan baru. Kami melihat drainase di depan bangunan KDKMP tertutup oleh akses masuk bangunan sehingga aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya. Akibatnya, saat hujan turun, air tergenang di sekitar lokasi,” ujar Ichal.

Ia menegaskan bahwa persoalan drainase merupakan hal yang tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak pada aktivitas masyarakat dan mempercepat kerusakan jalan. 

Berbagai daerah di Kabupaten Wajo sebelumnya juga pernah menghadapi persoalan genangan akibat sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.  

Ichal meminta pihak pelaksana pembangunan, serta instansi teknis terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap konstruksi akses masuk gedung tersebut. 

Ia mendorong agar dilakukan pembukaan kembali saluran drainase atau pembangunan gorong-gorong yang memadai sehingga fungsi drainase tetap berjalan normal.

“Kami mendukung program pemerintah, termasuk pembangunan KDKMP. Namun pembangunan harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan tidak mengorbankan fasilitas umum yang sudah ada. Jika drainase tertutup, tentu harus segera dicari solusi teknis agar masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ichal meminta instansi terkait turun langsung melakukan peninjauan lapangan guna memastikan penyebab genangan serta langkah penanganan yang diperlukan.

Warga sekitar juga berharap adanya perbaikan secepatnya mengingat genangan air yang terjadi saat hujan dinilai mengganggu pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana pembangunan maupun pemerintah desa terkait kritik yang disampaikan oleh aktivis tersebut. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga