Polsek Mamajang Sisir Sejumlah Titik Rawan, AKP Tri Husada Andromeda: Kami Ingin Pastikan Kondisi Nyata di Lapangan
MAKASSAR – CELOTEH.ONLINE – Polsek Mamajang menggelar operasi cipta kondisi pada dini hari untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. Kegiatan diawali dengan apel malam yang dipimpin Wakapolsek Mamajang, AKP Abd Syukur, sebelum tim bergerak melakukan patroli.
Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Andromeda, turut memantau langsung jalannya operasi sekaligus memimpin penyisiran di sejumlah titik rawan. Ia menyebut kehadiran polisi di lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan secara langsung. Pada Minggu 19/4
“Sebagai Kapolsek Mamajang, saya turun langsung memimpin patroli malam ini untuk memastikan wilayah tetap aman dan kondusif. Kehadiran kami di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Penyisiran dimulai dari kawasan Jalan Kancil setelah adanya aduan warga terkait aktivitas sekelompok anak muda yang dinilai mengganggu. Setibanya di lokasi, petugas membubarkan kerumunan tersebut guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Operasi kemudian dilanjutkan ke Jalan Kakak Tua. Di lokasi ini, personel menemukan barang bukti berupa busur yang diduga sempat dibuang saat petugas datang.
“Awalnya terdapat beberapa anak muda yang sedang nongkrong. Saat kami melintas dan melakukan pemeriksaan, ditemukan busur di selokan yang diduga sempat dibuang,” Tegas Tri Husada.
Rangkaian patroli ditutup dengan konsolidasi personel di kawasan pertigaan Pabaeng-baeng bersama seluruh unit yang terlibat dalam operasi.
Selain penegakan keamanan, kepolisian juga menekankan pentingnya membangun hubungan dengan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Keamanan wilayah tidak bisa terwujud tanpa kolaborasi antara kepolisian dan warga,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan masing-masing. (Dwiki Luckianto)















Komentar