AMPERA, Komitmen Berantas Mafia Solar Di Kab.Wajo, Polres Wajo Ini Wajib Menjadi Atensi !!!
WAJO – CELOTEH.ONLINE – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (AMPERA) Kabupaten Wajo bersama Polres Wajo menyatakan komitmen bersama dalam upaya pemberantasan praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, khususnya penyalahgunaan solar bersubsidi yang diduga masih terjadi di wilayah Kabupaten Wajo.
Komitmen tersebut lahir dalam pertemuan yang berlangsung antara perwakilan AMPERA Kabupaten Wajo dengan jajaran Polres Wajo sebagai bentuk keseriusan seluruh pihak dalam menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan merugikan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, AMPERA Kabupaten Wajo juga menyampaikan berbagai informasi dan laporan yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan praktik mafia solar, termasuk adanya dugaan keterlibatan atau backing dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang berpotensi menghambat proses penegakan hukum.
Ketua AMPERA Kabupaten Wajo, Rifqi, menyampaikan bahwa komitmen yang ditunjukkan oleh Polres Wajo merupakan langkah positif yang harus didukung seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengapresiasi komitmen Polres Wajo untuk melakukan pemberantasan mafia BBM subsidi di Kabupaten Wajo. Ini merupakan bentuk kepastian hukum yang sangat dibutuhkan masyarakat. Namun kami berharap komitmen ini tidak hanya menjadi sekadar pernyataan atau cerita semata, melainkan dibuktikan melalui langkah-langkah penindakan yang nyata,” ujar Rifqi.
Lebih lanjut, Rifqi berharap dalam beberapa minggu ke depan terdapat perkembangan signifikan dari aparat penegak hukum terkait pengungkapan kasus-kasus penyalahgunaan solar subsidi yang selama ini menjadi perhatian publik.
“Kalau memang ada praktik mafia solar yang merugikan negara dan masyarakat, kami berharap dalam waktu dekat ada pengungkapan kasus, penindakan terhadap pelaku, serta penelusuran terhadap oknum-oknum yang diduga membekingi praktik tersebut. Semua pihak harus diperlakukan sama di hadapan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Sebagai bentuk pengawalan terhadap isu tersebut, AMPERA Kabupaten Wajo juga berencana membawa persoalan dugaan mafia solar subsidi ke tingkat legislatif melalui mekanisme Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Wajo.
Dalam agenda RDP tersebut, AMPERA berencana mengundang berbagai pihak terkait, antara lain:
- Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo
- DPRD Kabupaten Wajo
- Dinas Pertanian Kabupaten Wajo sebagai instansi yang berkaitan dengan pemberian rekomendasi dan verifikasi barcode kelompok tani
- PT Pertamina Patra Niaga
- BPH Migas
- Aparat Penegak Hukum (APH)
- Polres Wajo
Serta pihak-pihak lain yang dianggap relevan dalam tata kelola distribusi BBM subsidi.
AMPERA menilai forum RDP penting dilakukan untuk mengungkap fakta-fakta di lapangan, mengevaluasi sistem distribusi BBM subsidi, serta memastikan tidak adanya celah yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penyalahgunaan.
AMPERA Kabupaten Wajo menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga tuntas sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, keadilan, dan perlindungan hak masyarakat atas BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok yang berhak menerima.
“Kami akan terus mengawasi dan mengawal proses ini. BBM subsidi adalah hak rakyat, bukan untuk dipermainkan oleh mafia maupun oknum yang mencari keuntungan pribadi. Kami berharap seluruh pihak terkait dapat menunjukkan keseriusan dalam memberantas praktik tersebut hingga ke akar-akarnya,” tutup Rifqi. (*)
















Komentar