Siaga di Musim Kemarau! Bupati Sidrap Ingatkan Bahaya Kebakaran dan Krisis Air
SIDRAP – CELOTEH.ONLINE – Ancaman kebakaran, kekeringan, hingga dampak kesehatan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di musim kemarau ini.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengeluarkan imbauan mitigasi bencana sebagai langkah memperkuat kewaspadaan masyarakat di seluruh wilayah.
Imbauan disampaikan dalam Surat Edaran Nomor 300.2/1/BPBD tentang Mitigasi Bencana Musim Kemarau dan Potensi Bencana Lainnya tertanggal 1 April 2026.
Edaran tersebut ditujukan kepada para camat, lurah, kepala desa, serta pengurus masjid se-Kabupaten Sidrap sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Dalam surat edaran itu, Bupati mengingatkan, memasuki musim kemarau yang ditandai meningkatnya suhu udara dan berkurangnya curah hujan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana, seperti kekeringan, kebakaran lahan, kebakaran permukiman, serta gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran, masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan, menghindari aktivitas yang dapat memicu percikan api di wilayah kering dan mudah terbakar, serta menyediakan alat pemadam sederhana di lingkungan rumah masing-masing.
Selain itu, warga diminta memastikan peralatan dapur yang menggunakan api, seperti kompor, serta peralatan kelistrikan telah dimatikan dengan sempurna sebelum meninggalkan rumah.
Instalasi listrik juga harus dipastikan aman, tidak menggunakan sambungan secara berlebihan, dan mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan guna mencegah korsleting yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Menghadapi potensi kekeringan, Pemkab Sidrap mengajak masyarakat menghemat penggunaan air bersih, memanfaatkan air secara bijak, menjaga sumber-sumber air yang tersedia, serta melakukan penampungan air sebagai cadangan kebutuhan sehari-hari.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana lain, seperti angin kencang, pohon tumbang, serta dampak kesehatan akibat perubahan cuaca ekstrem.
Dalam upaya memperluas penyampaian informasi, pengurus masjid diharapkan turut menyampaikan imbauan kesiapsiagaan kepada jamaah sebelum maupun setelah pelaksanaan ibadah.
Penyebarluasan informasi secara rutin diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.
Apabila terjadi kondisi darurat atau potensi bencana, masyarakat dapat segera melaporkan kepada BPBD Sidrap melalui nomor 087 848 987 976 atas nama Nirwana Sari Hakim/Operator PUSDALOPS atau Damkar Sidrap di nomor 0421 91113 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Bupati Syaharuddin Alrif mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan agar dampak musim kemarau dapat dicegah serta diminimalkan. (*)















Komentar