×
Banner Iklan

Harga Obat Dinilai Tak Wajar, Menkes: Kebijakan Distribusi Segera Dievaluasi

4 Juni 2026 10:00 WIB
Editor : Salman Alfarisi
Harga Obat Dinilai Tak Wajar, Menkes: Kebijakan Distribusi Segera Dievaluasi i

JAKARTA – CELOTEH.ONLINE – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan rencana pemerintah untuk membenahi kebijakan harga obat di Indonesia. 

Hal ini dilakukan menyusul temuan bahwa harga sejumlah obat-obatan penting, khususnya untuk hepatitis, masih jauh lebih mahal dibandingkan harga acuan internasional.

Dilansir dari melihatindonesia.id, Selasa (2/6/2026), Menkes menyebutkan terdapat anomali harga di pasar domestik yang mencapai 2 hingga 6 kali lipat dari harga global. 

Ia mencontohkan obat daclatasvir (DAC) di Indonesia dijual sekitar USD 152, sementara harga acuan global berada di kisaran USD 24.

“Saya nggak ngerti kenapa harga obat kita masih 2 kali lipat sampai 6 kali lipat lebih mahal dari harga obat yang ada di dunia. Ini kebijakan juga yang mesti kita beresin,” ujar Budi dalam diskusi mengenai penguatan penanganan penyakit hati nasional.

Sebagaimana dikutip dari pernyataannya, Menkes menegaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah bekerja sama dengan Medicines Patent Pool guna memperluas akses obat melalui mekanisme lisensi terbuka. 

Ia menilai disparitas harga ini perlu segera dievaluasi demi membantu pasien yang membutuhkan terapi rutin jangka panjang.

Selain persoalan harga, dalam kesempatan tersebut Menkes juga menyoroti target peningkatan layanan transplantasi hati. 

Pemerintah menargetkan kapasitas prosedur transplantasi dapat meningkat hingga 10 ribu per tahun dan direncanakan tersedia di 34 provinsi sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan nasional. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga