Banner Iklan

UMKM Jaga Bumi: Babak Baru Gerakan Imam Ismail Menyongsong Hari UMKM Nasional 2026 dan Milad ke-2 LAKU UMKM Indonesia

12 Agustus 2026 23:08 WIB
Penulis : Imam Ismail
Editor : Salman Alfarisi
UMKM NAIK KELAS i

Sejak 2015, fokus kita adalah bagaimana UMKM bisa naik kelas secara omzet dan manajerial

SIDRAP, CELOTEH.ONLINE – Momentum Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus 2026 membawa warna tersendiri bagi peta perekonomian kerakyatan di tanah air.

Bertepatan dengan perayaan Milad ke-2 Layanan Konsultasi Usaha (LAKU) UMKM Indonesia, sang Founder, Imam Ismail, membuat langkah besar dengan mendeklarasikan gerakan #UMKM_Menjaga_Bumi.


Deklarasi ini menjadi tonggak penting bagi rekam jejak Imam Ismail yang telah lama dikenal sebagai penggerak konsisten dalam misi UMKM Naik Kelas sejak tahun 2015.

UMKM Jaga Bumi
Imam Ismail.

Melalui keterlibatannya di berbagai inkubator bisnis terkemuka—seperti Fokus, Lunas, dan ABDSI (Asosiasi Business Development Services Indonesia), serta kiprahnya bersama Rumah BUMN dan sinergi lintas kementerian/dinas terkait, ia kini memperluas cakupan pendampingan bisnis dengan mengintegrasikan isu kelestarian lingkungan ke dalam ekosistem usaha kecil.


Perjalanan Panjang Pendampingan UMKM Sejak 2015


Selama lebih dari satu dekade, Imam Ismail mendedikasikan diri untuk mendampingi, mengkurasi, dan mengarahkan pelaku usaha mikro agar memiliki tata kelola bisnis yang profesional, melek digital, dan berdaya saing global.

Pengalamannya membina berbagai sentra usaha melalui jaringan inkubator strategis serta berkolaborasi erat dengan Rumah BUMN dan instansi pemerintah membuktikan bahwa kebangkitan UMKM memerlukan ekosistem pendukung yang kuat dari hulu ke hilir.


Kini, di usianya yang ke-2, LAKU UMKM Indonesia di bawah kepemimpinannya mengambil peran lebih progresif. Di tengah tantangan perubahan iklim global, LAKU UMKM Indonesia tidak lagi sekadar mendorong profitabilitas dan ekspansi pasar, tetapi juga memelopori kesadaran ekologis lewat deklarasi #UMKM_Menjaga_Bumi.


Menyatukan Ekonomi Kerakyatan dan Tanggung Jawab Ekologis

Melalui deklarasi ini, Imam Ismail mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat bahwa masa depan UMKM Indonesia harus berjalan beriringan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Pelaku usaha didorong untuk mulai menerapkan praktik bisnis ramah lingkungan—mulai dari efisiensi energi, pemanfaatan bahan baku lokal yang berkelanjutan, pengelolaan limbah produksi, hingga meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai.

“Sejak 2015, fokus kita adalah bagaimana UMKM bisa naik kelas secara omzet dan manajerial. Namun, tantangan hari ini menuntut lebih dari itu. Memasuki Milad ke-2 LAKU UMKM Indonesia tepat di Hari UMKM Nasional 2026 ini, saatnya kita bergerak bersama melalui #UMKM_Menjaga_Bumi—membuktikan bahwa pelaku usaha kerakyatan juga menjadi garda terdepan dalam merawat kelestarian alam nusantara,” tegas Imam Ismail.

Sinergi Menuju Ekosistem Hijau yang Inklusif


Deklarasi #UMKM_Menjaga_Bumi diharapkan mampu memantik kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, lembaga keuangan, korporasi, dan masyarakat luas. Dengan fondasi pendampingan yang telah teruji di berbagai inkubator dan jejaring Rumah BUMN, gerakan ini diyakini mampu melahirkan jutaan wirausaha tangguh yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga peduli terhadap masa depan bumi.
Selamat Hari UMKM Nasional 2026 dan Selamat Milad ke-2 LAKU UMKM Indonesia! Teruslah menginspirasi dan memimpin gerakan transformasi ekonomi kerakyatan yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan. (*)

Ikuti Juga :nstagram.com/celoteh0nline/

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga