Pemprov Sulsel Pastikan Proyek Jalan MYC Sesuai Spesifikasi, Andi Ihsan: Yang Tak Berkualitas Kita Bongkar!
SULSEL – CELOTEH.ONLINE – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) angkat bicara terkait pengawasan yang dilakukan DPRD Sulsel terhadap proyek preservasi jalan Multiyears Contract (MYC) Paket 1.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Andi Ihsan, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah pengawasan tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol legislatif.
“Pada prinsipnya pengawasan dewan kita dukung sepenuhnya karena itu bagian dari tugas dan fungsinya sebagai perwakilan masyarakat,” ujar Andi Ihsan.
Menanggapi sorotan mengenai kualitas pengerjaan, Ihsan menjelaskan bahwa seluruh progres di lapangan mengacu pada spesifikasi teknis yang ketat.
Ia menjamin setiap bagian pekerjaan yang dianggap tidak memenuhi standar akan diuji secara ilmiah.
“Kalau disebutkan ada bagian yang kurang berkualitas, itu tentu diuji melalui uji laboratorium,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa proyek ini masih dalam tahap pelaksanaan hingga tahun 2027 dan belum ada proses pembayaran yang dilakukan.
Jika ditemukan hasil yang menyimpang, pihak kontraktor wajib bertanggung jawab penuh.
“Bagian proyek yang tidak berkualitas akan dibongkar dan dilakukan pembenahan sesuai dengan spesifikasinya,” tegas Ihsan.
Penjelasan Teknis Ruas Hertasning
Terkait pengerjaan di ruas Jalan Hertasning yang menjadi perhatian, Dinas Bina Marga menjelaskan bahwa metode yang digunakan adalah rehabilitasi minor.
Prosesnya dimulai dengan penambalan lubang sebelum dilapisi aspal baru.
“Pengerjaan di ruas Hertasning dilakukan dengan penanganan rehab minor. Pekerjaan dimulai dengan penanganan ruas jalan yang berlubang kemudian dilakukan satu lapisan aspal AC-WC dengan ketebalan 4 sentimeter,” urainya.
Andi Ihsan memaparkan bahwa penggunaan jenis aspal Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) setebal 4 cm sudah sesuai dengan standar baku Spesifikasi Umum Bina Marga untuk lapis aus.
Lapisan ini dirancang khusus untuk lalu lintas menengah hingga berat dengan karakteristik lebih rapat dan kedap air agar permukaan jalan tetap halus.
“AC-WC biasa diberlakukan untuk lalu lintas menengah ke atas,” pungkasnya.
Saat ini, proyek preservasi jalan MYC Paket 1 tersebut dipastikan tetap berjalan sesuai dengan perencanaan dan jadwal tahun anggaran yang telah ditetapkan. (*)


















Komentar