Banner Iklan

Antrean BBM Memanas di Wajo, Pengendara Saling Serang Pakai Parang, Sufriadi Arif Desak Pertamina Segera Berbenah

24 Agustus 2026 00:12 WIB
Penulis : Muh Nur
Editor : Salman Alfarisi
Antrean BBM Memanas di Wajo, Pengendara Saling Serang Pakai Parang, Sufriadi Arif Desak Pertamina Segera Berbenah i

WAJO, – CELOTEH.ONLINE – Antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU kembali memicu persoalan. Kali ini, situasi di SPBU Pertamina Ammessangeng, Sengkang, Kabupaten Wajo, berujung pada aksi penyerangan terhadap seorang pegawai SPBU menggunakan senjata tajam jenis badik, Minggu (23/8/2026).

Peristiwa tersebut diduga bermula ketika seorang pengendara motor diminta mengikuti antrean saat hendak mengisi BBM. Tak terima disuruh menunggu dan mengikuti antrean, pemotor tersebut diduga emosi hingga kemudian menyerang pegawai SPBU.

Kanit Resmob Polres Wajo, Anwar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pihak yang terlibat dalam aksi penyerangan.

“Untuk sementara kami masih mencari pelaku. Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara jelas pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut,” ujar Anwar.

Kejadian tersebut mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif. Ia menilai persoalan antrean BBM tidak boleh dibiarkan terus berlarut hingga memicu emosi dan konflik di tengah masyarakat.

Sufriadi Arif, wakil ketua DPRD provinsi SulSel

Menurut Sufriadi, Pertamina harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan distribusi BBM, terutama pada SPBU yang menjadi jalur utama masyarakat dari Kabupaten Wajo menuju Makassar.

“Saya meminta Pertamina segera berbenah. Jangan sampai persoalan antrean panjang justru memicu konflik antara masyarakat dengan petugas SPBU. Kejadian di Ammessangeng ini harus menjadi peringatan serius,” tegas Sufriadi.

Ia meminta pembenahan tidak hanya dilakukan di satu SPBU, tetapi menyeluruh di sepanjang jalur Wajo–Sidrap–Parepare–Barru hingga Makassar. Jalur tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat dan distribusi barang sehingga kelancaran pasokan BBM dinilai sangat penting.

“Jangan tunggu ada korban atau keributan lebih besar baru dilakukan evaluasi. Pertamina harus memastikan ketersediaan BBM dan memperbaiki sistem pelayanan agar masyarakat tidak terus-menerus dihadapkan pada antrean panjang,” katanya.

Sufriadi juga meminta masyarakat tidak melakukan tindakan kekerasan ketika menghadapi persoalan di SPBU. Di sisi lain, ia menegaskan petugas dan pengelola SPBU harus mampu memberikan pelayanan yang tertib serta mengantisipasi potensi konflik di tengah antrean.

“Antrean BBM tidak boleh berujung pada kekerasan. Masyarakat harus tertib, tetapi Pertamina juga punya tanggung jawab memastikan pasokan dan pelayanan berjalan dengan baik. Jangan sampai warga yang hanya ingin mendapatkan BBM justru terlibat keributan,” pungkasnya. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga