Kementerian Koperasi Tinjau Gerai Koperasi Merah Putih di Wajo
WAJO — CELOTEH.ONLINE – Perwakilan Kementerian Koperasi, Miko selaku Asisten Deputi Tata Kelola Manajemen Risiko Kementerian Koperasi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wajo untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan sejumlah gerai Koperasi Merah Putih yang telah rampung dibangun. Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Miko menilai progres pembangunan gerai koperasi di Kabupaten Wajo berjalan dengan sangat baik. Ia menyebutkan, tahapan pembangunan sebagian gerai telah selesai dan kini hanya menunggu koordinasi lanjutan dengan pihak Agrenas untuk pengisian barang.

“Progres pembangunan gerai di Wajo ini sangat bagus. Tinggal berkoordinasi dengan pihak Agrenas agar segera memasukkan barang sehingga gerai bisa segera beroperasi,” ujar Miko saat melakukan peninjauan.
Selama berada di Wajo, Miko dijadwalkan mengunjungi empat gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah selesai dibangun, yakni di Desa Cempalagi Kecamatan Tempe, Desa Kampiri Kecamatan Pammana, Desa Temmabarang Kecamatan Penrang, serta Kecamatan Gilireng.
Ketua Koperasi KDKMP, Drs. Baba, menyampaikan bahwa perkembangan keanggotaan koperasi juga terus menunjukkan peningkatan. Hingga saat ini jumlah anggota yang terdaftar telah mencapai sekitar 100 orang.
“Alhamdulillah, untuk keanggotaan sudah ada 100 orang. Insyaallah kami akan mengagendakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebelum 31 Maret,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Kabupaten Wajo, Abd Waris, bersama tim PMO dan BA turut mendampingi peninjauan tersebut guna memastikan kesiapan operasional gerai koperasi di daerah itu.
Di sisi lain, Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf Harianto, menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi di wilayahnya terus berjalan meskipun terdapat beberapa kendala teknis di lapangan, terutama terkait ketersediaan lahan.
“Alhamdulillah progres pembangunan bisa berjalan lancar meskipun ada beberapa kendala di lapangan. Saat ini sudah ada sekitar 58 pembangunan gerai yang sementara berjalan, sementara yang lain masih terkendala masalah lahan,” ujarnya. (*)















Komentar