Lindungi Ibu Hamil dan Menyusui, BBPOM Makassar Edukasi Pangan dan Kosmetik Aman Lewat SAPA PORENA
MAKASSAR – CELOTEH.ONLINE – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar terus membuktikan komitmennya dalam menjamin keterbukaan informasi publik dan perlindungan bagi kelompok rentan.
Melalui inovasi Sistem Akses Pelayanan Aman untuk Kelompok Rentan (SAPA PORENA), BBPOM Makassar memberikan edukasi langsung mengenai keamanan pangan dan kosmetik kepada ibu hamil serta ibu menyusui.
Kegiatan edukasi interaktif ini berlangsung di Posyandu Kenanga 2 Mandala, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, pada Kamis (23/7/2026).
Dalam pelaksanaannya, BBPOM Makassar berkolaborasi erat dengan Puskesmas Mamajang untuk menjangkau masyarakat secara inklusif, merata, dan tanpa diskriminasi.
Kepala BBPOM di Makassar, Yosef Dwi Irwan, turun langsung menyapa dan memaparkan materi kepada para peserta.
Ia menegaskan bahwa ibu hamil dan menyusui membutuhkan perhatian khusus dalam memilih produk harian.
“Setiap pangan yang ibu konsumsi maupun kosmetik yang ibu gunakan tidak hanya berdampak pada kesehatan diri sendiri. Lebih dari itu, bahan-bahan tersebut langsung memengaruhi tumbuh kembang janin dan bayi,” ujar Yosef.
Oleh karena itu, Yosef menilai penyampaian informasi yang akurat dan mudah dipahami menjadi langkah preventif yang sangat krusial.
Selain itu, program SAPA PORENA hadir untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh hak atas informasi kesehatan yang benar.
“Melalui SAPA PORENA, kami merangkul kelompok rentan agar mereka menjadi konsumen yang cerdas dan kritis. Dengan masyarakat yang teredukasi, kita tidak hanya menjaga kesehatan hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045 yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.
Dalam sesi materi, BBPOM Makassar memaparkan Lima Kunci Keamanan Pangan.
Kelima prinsip tersebut mencakup kebiasaan menjaga kebersihan, memisahkan bahan mentah dari makanan matang, memasak makanan hingga matang sempurna, menyimpan pangan pada suhu aman, serta mengolah makanan menggunakan air dan bahan baku yang higienis. (*)


















Komentar