×
Banner Iklan

Lazismu Wajo Sambut Ramadan sebagai Madrasah Pembentukan Karakter Umat

17 Februari 2026 08:45 WIB
Editor : Salman Alfarisi
Lazismu Wajo Sambut Ramadan sebagai Madrasah Pembentukan Karakter Umat i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Layanan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Wajo menggelar Pencanangan Ramadan 1447 Hijriah Senin (16/02/2026) di Masjid Al Ikhlas Muhammadiyah Ranting Calaccu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini menjadi momentum awal gerakan sosial dan dakwah Ramadan yang diinisiasi oleh Lazismu bersama jajaran persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Wajo.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Wajo Andi Pallawarukka, S.IP. menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum penguatan spiritual sekaligus penguatan gerakan sosial yang terorganisir.

“Lazismu sebagai lembaga amil zakat Muhammadiyah harus hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kelompok duafa,” ujarnya.

Drs. H. Alamsyah, M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo yang hadir mewakili Bupati Wajo mengatakan kegiatan ini adalah bagian kontribusi Muhammadiyah dan Lazismu dalam mendukung pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di Daerah.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan persyaikatan Muhammadiyah terus diperluas, terutama dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sulaeman Nyampa, S.Fil.I. Direktur Lazismu Wajo memberitahu media ini bahwa dalam acaranya ini juga ada Sedekah Darah dengan jumlah 27 kantong, sementara Pemeriksaan Kesehatan Gratis menyasar ada 102 pasien lansia.

Dalam Tausiah Ramadan bertema “Kebaikan tidak Sekali, Kebaikan Jangan Berhenti, Terus Mengulang Kebaikan dengan Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah” Prof. Zulfahmi Alwi, S.Ag., M.Ag., Ph.D. menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai madrasah pembentukan karakter umat.

“Puasa melatih ketakwaan pribadi, zakat dan sedekah membangun keadilan sosial. Jika keduanya berjalan seiring, maka lahirlah masyarakat yang kuat secara spiritual dan sosial,” ujarnya di hadapan jamaah.

Zulfahmi Alwi juga mengingatkan agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat pelayanan umat dan pemberdayaan masyarakat.

Adapun rangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan yang digelar adalah Pencanangan Ramadan 1447 H Lazismu Wajo, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Sambutan Ketua PDM Wajo, Sambutan Bupati Wajo, Tausiah Ramadan, Peluncuran Program Ramadan Lazismu Wajo, Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat, Aksi Sedekah Darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia, Santunan bagi Warga Tidak Mampu dan Duafa, Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PMI Wajo dan Lazismu Wajo, dan Doa Bersama.

Penandatanganan MoU antara PMI Wajo dengan Lazismu Wajo menjadi salah satu momen penting dalam acara ini. Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat sinergi dalam program kemanusiaan, khususnya kegiatan donor darah rutin dan pelayanan kesehatan berbasis masjid.

Kegiatan ini diikuti ratusan jemaah yang memadati area masjid. Warga tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan berpartisipasi dalam Aksi Sedekah Darah sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang Ramadan. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga