×
Banner Iklan

Inovasi Bank Sampah “Mapaccing”, Langkah Nyata Kecamatan Pitumpanua dan Forum Pemuda Wajo Wujudkan Nol Sampah Plastik

3 Juni 2026 21:24 WIB
Editor : Salman Alfarisi
Inovasi Bank Sampah “Mapaccing”, Langkah Nyata Kecamatan Pitumpanua dan Forum Pemuda Wajo Wujudkan Nol Sampah Plastik i

PITUMPANUA – CELOTEH.ONLINE– Pemerintah Kecamatan Pitumpanua bersama Forum Pemuda Wajo (FPW) sedang menginisiasi inovasi pengelolaan kebersihan lingkungan melalui pembentukan Bank Sampah “Mapaccing”.

Nama “Mapaccing” sendiri merupakan akronim dari Masyarakat Pitumpanua Cinta Lingkungan, sebuah gerakan yang dirancang untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam menangani masalah sampah domestik.

Menurut Ketua Bank Sampah “Mapaccing” Pitumpanua, Rudhi Amin, program strategis ini akan berfokus penuh pada tiga pilar utama gerakan kebersihan.

“Kegiatan Bank Sampah akan fokus pada pemilahan sampah langsung dari sumbernya, sistem sedekah sampah untuk kegiatan sosial, serta tabungan sampah yang bernilai ekonomi bagi para nasabah,” katanya, Rabu, 3 Juni 2026.

​Untuk mengawali pergerakan, pihaknya kini intens menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan, juga tengah melakukan pemetaan mendalam guna menentukan sasaran lokasi yang strategis.

“Langkah awal ini nantinya akan segera disusul dengan rangkaian edukasi dan sosialisasi masif guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami sistem kerja bank sampah tersebut,” kata Pembina Forum Pemuda Wajo itu.

​Dalam pelaksanaannya, program ini mendorong partisipasi aktif dari seluruh aparatur pemerintah di berbagai instansi, wilayah desa, kelurahan, hingga lingkungan sekolah. Sektor formal ini sengaja digerakkan terlebih dahulu di tingkat Kecamatan Pitumpanua agar mampu memberikan contoh nyata dan teladan bagi warga sekitar.

​Guna memastikan keberlanjutan program, Pemerintah Kecamatan Pitumpanua juga telah menyiapkan sejumlah langkah taktis, salah satunya dengan melibatkan langsung unsur pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan.

“Aparatur dari berbagai tingkatan tersebut akan dilebur secara resmi ke dalam struktur kepengurusan Bank Sampah Mapaccing, dan akan senantiasa menyosialisasikan program bank sampah ini di setiap kegiatan kemasyarakatan guna memperluas jangkauan informasi dan kesadaran warga,” kata Camat Pitumpanua, Arriyanti Marzuki.

Intervensi program bahkan diperluas hingga menyentuh sektor domestik dan keluarga melalui jalur penggerak yang sudah mengakar. Pemerintah kecamatan akan mengintegrasikan program bank sampah ke tingkat desa dan kelurahan secara khusus melalui agenda kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Untuk target jangka pendek, menurut Arriyanti, pengelola program telah menetapkan peta jalan berupa pelaksanaan proyek percontohan (pilot project). Fokus utama dalam waktu dekat adalah memastikan kegiatan bank sampah di beberapa desa, kelurahan, kantor instansi, dan sekolah terpilih dapat berjalan dengan tata kelola yang baik.

​”Sementara itu, untuk target jangka panjang adalah perluasan program, semua desa, kelurahan, unit perkantoran, dan sekolah di Pitumpanua sudah memiliki fasilitas bank sampah mandiri serta aktif memilah sampah sejak dari hulu,” katanya.

Melalui sinergi yang kuat ini, Forum Pemuda Wajo dan Pemerintah Kecamatan berharap pemilahan sampah dapat segera mengakar menjadi budaya dasar sehari-hari masyarakat. Pada akhirnya, visi besar berupa “Pitumpanua Nol Sampah Plastik” optimistis dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan di masa depan. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga