BULOG Sebut Stok Beras Nasional Lebih dari Cukup, Hampir 5,3 Juta Ton
JAKARTA – CELOTEH.ONLINE – Perum BULOG memastikan stok beras nasional yang dikuasainya saat ini berada dalam kondisi lebih dari cukup. Hingga awal Agustus 2026, cadangan beras yang dimiliki BULOG tercatat hampir mencapai 5,3 juta ton dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk menjamin ketersediaan pasokan bagi masyarakat.
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.
Menurutnya, stok yang ada saat ini mampu mendukung kebutuhan nasional dan akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya panen di sejumlah daerah sentra produksi.
“Stok yang dikuasai BULOG saat ini berada dalam kondisi lebih dari cukup dan tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat tidak perlu khawatir karena BULOG memastikan pasokan tetap aman,” kata Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan usai peninjauan distribusi beras premium BULOG di salah satu retail modern di Jakarta, Rabu (5/8).
Dalam kegiatan itu, Ahmad Rizal Ramdhani didampingi Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG Ade Prastya Nurdin serta Pemimpin Wilayah BULOG DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib untuk memastikan ketersediaan beras premium produksi BULOG di rak penjualan.
Peninjauan serupa juga dilakukan secara serentak oleh seluruh jajaran wilayah Perum BULOG di berbagai kota besar di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan distribusi beras berjalan lancar, pasokan tersedia di tingkat konsumen, serta harga jual tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Selain menjalankan penugasan pemerintah melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), BULOG juga terus memperluas distribusi beras premium produksinya agar semakin mudah dijangkau masyarakat.
Produk beras premium merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos kini dipasarkan melalui berbagai jaringan retail modern di sejumlah daerah.
“Selain menjalankan penugasan pemerintah melalui beras SPHP, kami juga terus memperluas distribusi beras premium produksi BULOG agar semakin mudah dijangkau masyarakat melalui retail-retail modern,” ujarnya.
Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, perluasan distribusi tersebut menjadi bagian dari strategi BULOG dalam menghadirkan produk pangan berkualitas dengan harga yang kompetitif.
Dengan semakin luasnya jaringan pemasaran, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh beras premium yang bermutu.
“Kami ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan beras premium produksi BULOG. Kehadiran Beras Punokawan dan Befood Sentra Ramos di retail modern merupakan komitmen kami untuk menyediakan beras berkualitas dengan harga yang terjangkau, sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan nasional,” katanya.
Untuk mendukung distribusi tersebut, BULOG tidak hanya mengandalkan retail modern. Beras premium produksinya juga dipasarkan melalui pasar tradisional, toko pangan, jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta berbagai kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan bersama pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
BULOG juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, pengelola retail modern, distributor, pelaku usaha pangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar distribusi beras premium maupun beras medium berjalan lancar.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan, memperluas akses masyarakat terhadap beras berkualitas, serta mendukung stabilitas harga pangan nasional. (*)


















Komentar