Banner Iklan

Ukur Risiko dan Kinerja  Keuangan, Dinas Perindagkop  Sosialisasikan Penilaian  Kesehatan Koperasi

29 Oktober 2026 11:23 WIB
Penulis : Muh Nur
Editor : Salman Alfarisi
Ukur Risiko dan Kinerja  Keuangan, Dinas Perindagkop  Sosialisasikan Penilaian  Kesehatan Koperasi i

WAJO, Celoteh.Online – Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM menekankan pentingnya penilaian kesehatan koperasi untuk memperkuat tata kelola, mengukur kinerja keuangan, serta memastikan keberlanjutan usaha koperasi di daerah.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Wajo, Andi Pammeneri, dalam kegiatan Sosialisasi Penilaian Kesehatan Koperasi bagi pengurus koperasi se-Kabupaten Wajo, Kamis (29/10/2026), di Grand Puspa, Jalan Beringin, Sengkang.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu hal yang menjadi perhatian ialah perkembangan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dari target 190 unit di Kabupaten Wajo, sebanyak 80 unit dilaporkan telah terbangun.

Andi Pammeneri menegaskan, penilaian kesehatan koperasi penting untuk mengetahui kondisi kelembagaan dan kemampuan koperasi dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan. Penilaian tersebut mencakup tata kelola, profil risiko, kinerja keuangan, serta kemampuan permodalan dalam mendukung kegiatan usaha KDKMP.

“Profil risiko diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi terjadi dalam pengelolaan koperasi. Sementara itu, kinerja keuangan menjadi salah satu indikator untuk melihat kondisi keuangan dan kualitas usaha yang dijalankan,” demikian pokok materi yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, pemeriksaan koperasi melalui Laporan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Koperasi (LHPKK) menjadi bagian yang perlu diperhatikan untuk mengetahui kondisi koperasi sekaligus mengidentifikasi kelemahan yang masih harus dibenahi.

Menurut Andi Pammeneri, pengurus dan pengawas koperasi juga perlu mengembangkan inovasi agar koperasi mampu beradaptasi dengan kebutuhan anggota dan potensi ekonomi lokal.

Ia berharap koperasi di Kabupaten Wajo dapat tumbuh secara sehat, dikelola secara profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.

“Koperasi dapat menjadi penggerak semua sektor ekonomi lokal yang ada di daerah. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara kita semua,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan seluruh peserta memanfaatkan sosialisasi tersebut untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan koperasi, termasuk mencari solusi atas kelemahan tata kelola dan pengembangan usaha.

Penguatan kesehatan koperasi juga berkaitan dengan agenda strategis Presiden melalui pengembangan KDKMP. Dengan tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang terukur, serta dukungan modal yang memadai, koperasi diharapkan dapat berkembang menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Wajo mendorong pengurus dan pengawas koperasi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas usaha, serta memastikan koperasi tidak hanya berdiri secara kelembagaan, tetapi juga mampu beroperasi secara sehat dan berkelanjutan. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga