Prakiraan Cuaca, Malam ini Makassar Cukup Dingin
Celoteh.Online — Malam datang membawa angin, menyelinap pelan ke sela-sela sepi.
Namun, ada yang lebih membekukan
daripada udara yang menggigil di luar sana.
Aku sempat bertanya pada langit,
“Apakah ini musim yang terlalu dingin?”
Langit hanya diam, barangkali ia tahu
yang membeku bukan malam, melainkan cara matamu memandangku.

Embun masih jatuh dengan lembut,
tetapi kata-katamu jatuh tanpa hangat.
Jarak tak lagi diukur oleh langkah,
melainkan oleh sikap
yang perlahan mengasingkanku.
Kini aku tak lagi mampu membedakan,
mana yang lebih menusuk:
dinginnya malam
atau dinginnya dirimu
yang masih kusebut rumah.
Dan ketika fajar mulai mengusir gelap,
aku sadar—
matahari mampu menghangatkan bumi,
tetapi tak selalu mampu mencairkan hati yang telah memilih untuk menjadi musim dingin.


















Komentar