Usai Salat Jumat di Pajalele, Bupati Sapa Jemaah dan Paparkan Rencana Irigasi serta Penguatan UMKM
SIDRAP – CELOTEH.ONLINE – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan rencana pembangunan irigasi serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada jemaah usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Nurul Jihad, Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Jumat (3/7/2026).
Syaharuddin mengungkapkan dirinya akan menuju Wettee untuk memulai pengerjaan irigasi yang akan tersambung hingga ke wilayah Polsek Amparita.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya para pengrajin besi di Pajalele Teppo, dengan terlebih dahulu mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
“Saya mau perjalanan ke Lajonga, Wettee. Saya mau mulai pengerjaan irigasi. Mulai pengerjaannya yaitu dari Wettee sambung ke Polsek Amparita,” ujar Bupati di hadapan jemaah dan pengurus masjid.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengatakan Pajalele telah menerima bantuan untuk lahan seluas kurang lebih 400 ha.
Selanjutnya, ia berencana memanggil para pengrajin besi di Pajalele Teppo guna membahas kendala yang mereka hadapi.
Syaharuddin juga mengapresiasi kebersihan dan ramainya Masjid Nurul Jihad. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk singgah beribadah, termasuk tersedianya fasilitas air hangat untuk berwudu.
“Saya lihat Masjid Nurul Jihad tambah bersih dan tambah banyak lagi yang datang salat. Saya sangat apresiasi para pengurus masjid. Salah satu daya tarik orang untuk singgah di masjid ini yaitu bisa berwudu dengan air hangat,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti kenaikan harga bahan bangunan yang berdampak pada biaya pembangunan infrastruktur, sehingga diperlukan perencanaan dan efisiensi dalam pelaksanaan program.
“Tahun 2024-2025 kalau orang mengaspal 1 kilo itu Rp3 miliar, sekarang 1 kilo Rp6 miliar. Jadi kita harus lebih cermat dan efisien dalam bekerja,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Syaharuddin mengajak pengurus masjid bersama-sama membina generasi muda agar semakin aktif memakmurkan masjid.
“Saya harap juga semua anak-anak muda datang ke masjid. Ajak dan beri pembinaan agar anak muda bisa rajin ke masjid. Karena kalau 5 tahun ke depan tidak ada anak muda atau generasi muda yang datang ke masjid, bahaya,” tegasnya.
Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan akhlak dan karakter generasi penerus. (*)

















Komentar