×
Banner Iklan

Kabinet Dinilai Terlalu Gemuk, PMII Wajo Desak Evaluasi Total Pemerintahan

24 Juni 2026 16:55 WIB
Penulis : Salman Alfarisi
Editor : Redaksi
Kabinet Dinilai Terlalu Gemuk, PMII Wajo Desak Evaluasi Total Pemerintahan i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Puluhan massa dari Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wajo menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Wajo, Rabu (24/6/2026).

Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak PMII secara nasional sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti sejumlah isu krusial yang dianggap memberatkan masyarakat, mulai dari pembengkakan struktur kabinet hingga kesejahteraan tenaga pendidik.

Ketua PC PMII Wajo, Yusril Asmar, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar menyampaikan aspirasi, melainkan menuntut tindak lanjut nyata dari para wakil rakyat.

“Kami dari PC PMII turun serentak atas perintah PMII Pusat terkait isu krusial yang terjadi. Kami tidak sekadar menyampaikan aspirasi, tapi kami butuh tindak lanjut. Ketika ada kebijakan yang berpihak kepada masyarakat maka kami hadir, begitupun jika tidak berpihak,” tegas Yusril di hadapan massa aksi.

Yusril menyoroti kabinet pemerintahan yang dinilai terlalu gemuk. 

Ia mempertanyakan efisiensi penambahan jumlah kementerian yang justru dianggap memangkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Persoalan kabinet terlalu gemuk, apakah efisien? Selain itu, kompetensi terhadap jabatan yang dipegang itu sangat penting,” tambahnya.

Tak hanya isu nasional, PMII Wajo juga menyinggung kesejahteraan guru yang hingga kini dinilai masih jauh dari kata manusiawi. 

Isu terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) juga menjadi sorotan.

“Kami mempertanyakan dengan banyaknya dapur MBG di Kabupaten Wajo, apakah memang belum cukup untuk sekolah-sekolah? Selain itu, bagaimana dengan KDKMP? Kami meminta evaluasi total terhadap Badan Gizi Nasional dan bubarkan KDKMP,” ujar Yusril.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Ir. Firmansyah Perkesi, menerima massa aksi secara langsung bersama para wakil ketua dan anggota dewan lainnya.

Firmansyah menyatakan bahwa DPRD Wajo berkomitmen untuk meneruskan seluruh aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.

“Terkait masalah ini, insya Allah dalam waktu dekat ini akan kami sampaikan ke DPR RI. Ini sudah menjadi agenda yang akan kami sampaikan kepada pusat sebagai tindak lanjut,” ujar Firmansyah.

Hal senada disampaikan anggota DPRD Wajo, Sudirman Meru. 

Ia mengapresiasi gerakan PMII yang dinilai selalu membawa nuansa kemanusiaan.

“Pergerakan PMII selalu memberi nuansa kemanusiaan. Secara tersirat, ini sudah menggema di seluruh Indonesia,” tuturnya.

PC PMII Wajo pun menegaskan akan terus mengawal janji DPRD tersebut. 

Mereka menyatakan tidak akan berhenti pada aksi hari ini dan akan terus memantau tindak lanjut pemerintah terkait tuntutan evaluasi kebijakan pusat demi menjamin kesejahteraan rakyat dan stabilitas ekonomi nasional. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga