×
Banner Iklan

Amran Minta Pemda Wajo Benahi RTLH dan Manajemen Parkir demi Tingkatkan Kesejahteraan Warga

12 Maret 2026 16:22 WIB
Editor : Salman Alfarisi
Amran Minta Pemda Wajo Benahi RTLH dan Manajemen Parkir demi Tingkatkan Kesejahteraan Warga i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran, menekankan pentingnya efektivitas dan transparansi dalam pelaksanaan program pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Bapperida Wajo, Kamis (12/3/2026).

Dalam forum yang melibatkan Dinas PUPR, Dinas Perkimta, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup tersebut, legislator dari Partai Gelora ini memberikan sejumlah catatan kritis terkait pelayanan publik dan optimalisasi pendapatan daerah.

Amran menyoroti sistem kuota desa dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dinilai kurang fleksibel. Anggota DPRD dari dapil II itu mengusulkan agar bantuan diberikan berdasarkan tingkat urgensi kebutuhan masyarakat, bukan sekadar pemenuhan kuota wilayah.

“Pendekatan kuota per desa berpotensi menghambat pemerataan bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Harus ada sinergi kuat antara Dinas Sosial dan instansi terkait agar bantuan ini tepat sasaran,” ujar Amran.

Politisi muda itu juga memperingatkan para pengembang perumahan agar tidak menyerahkan aset kepada pemerintah daerah sebelum infrastruktur dasar, seperti jalan lingkungan, diselesaikan dengan standar yang layak.

Sektor pertanian tak luput dari perhatian. Amran mendorong percepatan jaringan listrik masuk ke kawasan persawahan.

Menurutnya, ketersediaan energi di lahan produktif akan menekan biaya operasional dan meningkatkan hasil panen, yang pada akhirnya mendongkrak ekonomi pedesaan.

Salah satu poin paling krusial yang disoroti adalah adanya selisih jauh antara potensi dan realisasi retribusi parkir.

Ketua Karang Taruna itu memperkirakan potensi parkir di Wajo bisa menembus angka Rp1 miliar per tahun, namun saat ini masih berada di kisaran ratusan juta rupiah.

Untuk meminimalisir kebocoran, ia mengusulkan pengawasan ketat pada titik-titik parkir potensial dan pemanfaatan teknologi CCTV dan sistem pemantauan lalu lintas digital untuk meningkatkan pengawasan sekaligus keamanan kota.

Terakhir, Amran meminta Pemerintah Kabupaten Wajo lebih serius menangani persoalan sampah. Ia mendesak penambahan kontainer sampah dan pengawasan ketat terhadap titik pembuangan liar guna menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

(Humas DPRD Wajo)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga