Mubes KKSS XII di Makassar Diikuti 2.000 Peserta, Antusiasme Melebihi Target Panitia

MAKASSAR, –celotehonline – Musyawarah Besar (Mubes) XII Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang digelar di Kota Makassar pada Kamis (10/4/2025), resmi dibuka dengan kemeriahan luar biasa. Ribuan peserta dari berbagai penjuru nusantara dan luar negeri memadati Hotel Four Points by Sheraton, tempat berlangsungnya acara pembukaan.
Baca juga : Aliyah Mustika Ilham: Stunting Bukan Sekadar Angka, Ini Soal Masa Depan Generasi!
Antusiasme warga Sulawesi Selatan—baik yang bermukim di tanah rantau maupun yang berdomisili di kampung halaman—mencerminkan ikatan emosional yang kuat dengan identitas dan asal-usul mereka.
Ketua Umum KKSS, Muchlis Patahna, menyampaikan bahwa lonjakan jumlah peserta melebihi ekspektasi panitia. Awalnya, hanya 1.600 ID card peserta yang disiapkan. Namun, jumlah itu terus bertambah hingga mencapai 2.000 peserta. “Awalnya panitia hanya menyiapkan id card untuk 1.600 peserta, namun jumlah peserta terus bertambah mencapai 2.000 peserta,” ungkap Muchlis.
Baca juga : Melinda Aksa Dorong Sinergi TP PKK dan Guru: Pendidikan Anak Dimulai dari Keluarga
Dalam sambutannya, Muchlis juga menegaskan bahwa semangat utama KKSS tak berubah sejak awal berdiri: menjaga dan memperkuat ikatan batin dengan tanah kelahiran. “Bagaimana ingat kampung Issenggi aleta ri kampongnga taue,” ucapnya penuh semangat dalam dialek khas Sulsel, yang disambut tepuk tangan hadirin.
Sementara itu, Ketua Panitia Mubes XII, Sri Asri Wulandari, menekankan bahwa agenda lima tahunan ini bukan hanya seremonial, tapi sarat makna strategis. “Acara ini merupakan suatu momentum untuk merefleksi, evaluasi sekaligus merancang langkah-langkah strategis KKSS ke depan untuk lima tahun ke depan,” ujarnya.
Baca juga : Plh Kepala Sekolah Diperintahkan Lengser, Munafri Siap Copot Pejabat ‘Main Harga’
Mubes XII KKSS juga menjadi ajang silaturahmi besar-besaran tokoh-tokoh Sulawesi Selatan lintas generasi dan profesi. Hadir dalam pembukaan, sejumlah figur nasional berdarah Bugis-Makassar-Toraja seperti pendiri Bosowa Group H.M. Aksa Mahmud, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, hingga Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Zulfikar Ahmad Tawalla.
Kehadiran mereka tidak hanya sebagai tamu, melainkan sebagai simbol kesinambungan komitmen KKSS terhadap penguatan posisi diaspora Sulsel di pentas nasional dan internasional.
(Kontributor : Dwiki Luckianto Septiawan)

















Komentar