Wakil Bupati Wajo Puji Kreativitas Generasi Muda di Pembukaan TCRam Fest Vol. 3
WAJO – CELOTEH.ONLINE – Wakil Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin, resmi membuka gelaran TCRam Fest 2026 Volume 3 yang berpusat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Callaccu, Sengkang, Kabupaten Wajo, Senin (23/2/2026).
Event yang digagas oleh pemuda setempat ini akan berlangsung hingga 14 Maret 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, dr. Baso Rahmanuddin memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inovasi serta kreativitas generasi muda di Bumi Lamaddukelleng.
Menurutnya, generasi muda merupakan bonus demografi yang memiliki potensi besar untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor kreatif dan UMKM.
“Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui kemudahan perizinan serta penyediaan akses literasi keuangan dan literasi digital,” ujar dr. Baso Rahmanuddin di hadapan tamu undangan dan peserta festival.
Ia menambahkan, kehadiran pemerintah dalam pembukaan ini merupakan bentuk dukungan nyata agar kegiatan positif seperti ini dapat berlanjut secara konsisten.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk apresiasi dan dukungan nyata. Kami berharap TCRam Fest terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” imbuhnya.
TCRam Fest 2026 Vol. 3 kali ini mengusung tema “Ulat Sutra”.
Tema ini dipilih sebagai simbol kearifan lokal, ketangguhan, serta proses yang memiliki nilai ekonomis dan sosial tinggi bagi masyarakat Wajo.
Ketua Panitia TCRam Fest 2026 Vol. 3, Fildsah Amalia, menjelaskan bahwa selain sebagai ajang hiburan, event ini dirancang sebagai wadah kolaborasi untuk menyemarakkan semangat kewirausahaan.
“TCRam Fest 2026 hadir sebagai wadah kolaborasi, kreativitas, serta penguatan ekonomi masyarakat dengan menghadirkan 30 tenant dan 50 UMKM yang turut menggerakkan roda perekonomian kota,” jelas Fildsah.
Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak signifikan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Kami berharap acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kewirausahaan,” katanya lagi.
Sebanyak 50 UMKM dan 30 stand turut berpartisipasi dalam event ini.
Selain pameran produk lokal, panitia juga menggelar berbagai kompetisi edukatif dan inspiratif yang mencakup berbagai kategori usia.
Adapun lomba yang diadakan antara lain:
Lomba Mewarnai dan Lomba Salawat.
Basketball 3 on 3.
E-Sport (Mobile Legends dan Free Fire).
Lomba Lagu Solo dan Gamebox.
Fashion Show.
Pemerintah Kabupaten Wajo pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi ruang-ruang kreatif bagi pemuda agar lebih inovatif dalam membangun daerah di masa depan.(*)

















Komentar