Pendaki Temukan Serpihan di Bulu Saraung, Aparat Lakukan Verifikasi Terkait Pesawat Hilang Kontak
Makassar, Celoteh.Online – Tim gabungan pencarian dan pertolongan masih mendalami temuan awal berupa serpihan dan sejumlah benda yang ditemukan di kawasan Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang diduga berkaitan dengan pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu siang, aparat belum memastikan bahwa temuan tersebut merupakan bagian dari badan pesawat.
Informasi mengenai temuan awal itu pertama kali diterima dari seorang pendaki yang berada di puncak Gunung Bulu Saraung.
Baca Juga : Pencarian Pesawat ATR 400 Difokuskan di Gunung Bulu Saraung, Posko SAR Didirikan di Tompobulu
Pendaki tersebut mengabadikan temuan serpihan pesawat serta kertas-kertas di sekitar jalur pendakian. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh aparat kewilayahan bersama unsur TNI dan Polri. Sabtu (17/1)
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan, temuan awal dari pendaki tersebut telah diamankan untuk dilakukan verifikasi.
Barang-barang yang ditemukan dibawa ke Desa Tompobulu sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian guna kepentingan pemeriksaan lanjutan.
“Kami menerima informasi awal dari seorang pendaki yang menemukan beberapa serpihan dan kertas-kertas. Temuan tersebut sudah dibawa ke Desa Tompobulu dan dipastikan oleh Dandim bersama Kapolres,” kata Bangun kepada wartawan di Kantor Basarnas Makassar.
Bangun menegaskan, hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi terkait asal-usul temuan tersebut.
Baca Juga : PERADI Dilantik, Wali Kota Munafri Ajak Advokat Jaga Marwah Keadilan di Makassar
Seluruh barang yang ditemukan masih diamankan di Polres Pangkep untuk memastikan apakah benar berasal dari pesawat yang hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
“Barang-barang itu sekarang berada di Polres Pangkep untuk memastikan apakah itu benar merupakan bagian dari serpihan pesawat,” ujarnya.
Di tengah proses verifikasi temuan tersebut, tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi pencarian ke titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi jatuhnya pesawat.
Fokus pencarian diarahkan ke kawasan Gunung Bulu Saraung, termasuk jalur menuju Pos 3, berdasarkan laporan masyarakat serta pendaki yang lebih dulu berada di lokasi.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan jenis dan asal serpihan yang ditemukan.
Basarnas masih mengedepankan prinsip kehati-hatian agar informasi yang disampaikan ke publik tidak bersifat spekulatif.
“Sampai saat ini kami belum bisa memastikan bahwa itu adalah pesawat ATR, karena belum ditemukan titik yang dapat diidentifikasi secara pasti,” ujar Andi Sultan.
Ia menyebutkan pencarian melalui jalur darat tetap dilakukan meski menghadapi kendala medan yang cukup berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Tim SAR gabungan juga telah mendirikan posko SAR di Tompobulu untuk mempercepat pergerakan personel menuju area pencarian.
Baca Juga : Pencurian Marak di Lempong & Bola, JPAW Soroti Kepolisian.
“Untuk malam ini pencarian masih terus dilakukan. Tim akan bergerak sampai ke puncak Gunung Bulu Saraung, Pos 3,” katanya.
Selain pencarian darat, upaya pemantauan udara kembali direncanakan menggunakan helikopter, bergantung pada kondisi cuaca.
Sebelumnya, pemantauan udara belum berjalan maksimal karena awan tebal yang menutupi kawasan pegunungan.
Pihak kepolisian turut dilibatkan dalam pengamanan lokasi dan barang bukti. Setiap temuan di lapangan dipastikan akan diproses sesuai prosedur, termasuk pendokumentasian dan pengamanan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang memastikan lokasi jatuhnya pesawat maupun kondisi seluruh penumpang dan kru. Tim gabungan menyatakan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan kemungkinan perluasan area pencarian apabila belum ditemukan titik yang dapat diidentifikasi secara pasti.
Kontributor : Dwiki Luckinto Septiawan
















Komentar