Banner Iklan

IDI Muna dan HMI Cabang Raha Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Masyarakat

2 September 2026 08:56 WIB
Penulis : Salman Alfarisi
Editor : Redaksi
IDI Muna dan HMI Cabang Raha Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Masyarakat i

MUNA – CELOTEH.ONLINE – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Muna dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Raha resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat kolaborasi di bidang kesehatan masyarakat.

Penandatanganan berlangsung di Aula RSUD LM. Baharuddin, M.Kes., Muna, pada 30 Agustus 2026, bertepatan dengan Pelantikan Pengurus IDI Kabupaten Muna Masa Bakti 2026 – 2029.

Ketua IDI Kabupaten Muna, dr. Romi Iswanto Amryeds, mengatakan pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum untuk memperkuat komitmen IDI agar hadir lebih dekat dengan masyarakat dan terbuka membangun kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, persoalan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya oleh dokter dan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai sektor, termasuk pemerintah, dunia pendidikan, pemuda dan organisasi kemasyarakatan.

“Kolaborasi lintas sektoral bukan lagi pilihan, tetapi sebuah kebutuhan. Semangat inilah yang kemudian kami wujudkan melalui penandatanganan MoU antara IDI Muna Bersama dengan HMI Cabang Raha,” Ujar dr. Romi.

Ia menilai kerja sama dengan HMI Cabang Raha menjadi ruang strategis untuk melibatkan generasi muda dalam gerakan kesehatan masyarakat, terutama melalui edukasi, peningkatan kesadaran kesehatan dan penyampaian berbagai persoalan kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Bagi kami, MoU tersebut bukan sekadar seremoni atau dokumen yang ditandatangani lalu disimpan. MoU itu adalah komitmen untuk bergerak bersama. Melalui kolaborasi dengan HMI Cabang Raha, kami ingin membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menjadi bagian dari gerakan kesehatan masyarakat,” Ungkap dr. Romi.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Raha, LM. Idul Rahim, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa MoU antara HMI dan IDI harus diterjemahkan dalam kerja nyata, bukan berhenti sebagai seremoni administratif.

“Sebagai Organisasi Kemahasiswaan yang aktif dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, HMI memandang kesehatan adalah bagian dari persoalan kemanusiaan dan pembangunan masyarakat. Kami tidak ingin MoU ini berhenti sebagai dokumen, tetapi harus melahirkan progres nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” Tegas Idul Rahim.

Ia mengatakan, IDI memiliki kapasitas profesional di bidang kesehatan, sementara HMI memiliki kekuatan kaderisasi dan basis intelektual mahasiswa. Menurutnya, sinergi kedua kekuatan tersebut dapat menjadi modal penting untuk membangun edukasi dan kesadaran kesehatan masyarakat.

“Kalau kapasitas profesional IDI dipertemukan dengan kekuatan intelektual dan gerakan mahasiswa, saya yakin akan lahir kolaborasi yang lebih berdampak bagi masyarakat Muna,” Ujar Idul.

Selain dengan HMI Cabang Raha, pada momentum yang sama IDI Muna juga menandatangani MoU bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Muna sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung program kesehatan, edukasi masyarakat serta upaya promotif dan preventif.

dr. Romi menegaskan, ukuran keberhasilan kerja sama tersebut bukan terletak pada banyaknya MoU yang ditandatangani, melainkan pada sejauh mana kolaborasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kerja sama ini, IDI Muna dan HMI Cabang Raha berkomitmen menjadikan isu kesehatan sebagai ruang pengabdian bersama serta mendorong gerakan kesehatan masyarakat yang lebih partisipatif di Kabupaten Muna.**

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga