FKPL Dorong Penanganan Banjir dan Sampah Sekaligus Wujudkan Penghijauan Obyek Vital

Wajo, – Celoteh.Online – Forum Komunikasi Peduli Lingkungan (FKPL) mendorong langkah konkret dalam mengatasi persoalan lingkungan di Kabupaten Wajo. Tiga fokus utama FKPL yakni meminimalisir potensi banjir, mengatasi persoalan sampah, serta menata obyek vital melalui pola penghijauan yang asri.

Ketua FKPL, Andi Mario Wibowo, S.Sos. menyampaikan bahwa penanganan banjir tidak boleh ditunda. Ia menekankan perlunya langkah serius dan segera dari pemerintah, khususnya di wilayah-wilayah rawan banjir yang telah dipetakan dan dipresentasikan langsung kepada Bupati Wajo.

Baca juga : Ketua Komisi ll DPRD Wajo, HUT Bhayangkara Polri 79 Semoga Polri lebih di cintai oleh Rakyat Indonesia, teruslah menjadi Pengayom masyarakat

“Kami harap pemerintah tidak menunggu musim hujan datang baru mulai bergerak. Ini sifatnya urgen dan perlu penanganan cepat,” kata Andi Mario melalui pesan Singkat WhatsApp  (7/7/2025).

Selain persoalan banjir, FKPL juga menyoroti persoalan persampahan yang masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai wilayah. Menurut Andi Mario Wibowo, S.Sos, perlu koordinasi erat antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pihak kelurahan untuk mencarikan solusi atas kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Baca juga : DPRD Wajo Bahas Ranperda Insentif dan Kemudahan Investasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

“Kami mendorong ada pola penanganan yang jelas dan berkelanjutan agar masalah sampah tidak terus berulang. Edukasi masyarakat dan pengawasan juga penting,” jelasnya.

FKPL juga mulai menata sejumlah obyek vital seperti area perkantoran, taman kota, dan fasilitas umum lainnya dengan konsep penghijauan yang fungsional dan estetis. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan ruang terbuka hijau yang mampu menyerap air dan memperbaiki kualitas udara.

Dengan dukungan semua pihak, FKPL berharap program peduli lingkungan ini mampu menciptakan perubahan nyata demi terwujudnya Kabupaten Wajo yang bersih, asri, dan tangguh terhadap bencana lingkungan.

(kontributor: Muhammad Khalid)

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *