×
Banner Iklan

BPVP Bantaeng Ingatkan Ancaman Bonus Demografi 2030, Generasi Muda Diminta Perkuat Keterampilan

31 Juli 2026 21:29 WIB
Penulis : Salman Alfarisi
Editor : Redaksi
BPVP Bantaeng Ingatkan Ancaman Bonus Demografi 2030, Generasi Muda Diminta Perkuat Keterampilan i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, Arsad, mengingatkan generasi muda agar mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2030.

Menurutnya, lonjakan jumlah penduduk usia produktif dapat menjadi ancaman apabila tidak diimbangi dengan peningkatan keterampilan dan kompetensi kerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Arsad saat menghadiri penutupan Pelatihan Vokasi Angkatan II yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Daerah (FKLPID) Kabupaten Wajo periode 2026–2029 di Aula Al Markaz Al Islami, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Jumat (31/7/2026).

Dalam sambutannya, Arsad mengatakan Indonesia akan menghadapi bonus demografi dalam beberapa tahun ke depan.

Kondisi tersebut, menurut dia, dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila sumber daya manusia dipersiapkan dengan baik, namun sebaliknya berpotensi menjadi persoalan apabila masyarakat usia produktif tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

Pernyataan tersebut sejalan dengan proyeksi pemerintah mengenai bonus demografi pada dekade 2030-an.

“Kalau kita tidak mempersiapkan diri dengan baik, maka itu berpotensi menjadi malapetaka. Tetapi kalau kita mempersiapkan diri dengan baik, maka akan menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa,” kata Arsad.

Ia menegaskan bahwa keterampilan atau skill menjadi modal utama untuk menghadapi persaingan dunia kerja.

Karena itu, kesempatan mengikuti pelatihan vokasi di balai pelatihan harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri.

Arsad juga menjelaskan bahwa pelatihan vokasi tidak hanya diarahkan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru.

Menurutnya, sejumlah bidang pelatihan seperti otomotif, teknologi informasi dan komunikasi, fesyen, hingga tata kecantikan memiliki peluang usaha yang besar karena dibutuhkan masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pelatihan, dunia industri, dan sektor perbankan melalui Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Daerah (FKLPID).

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus membuka akses pembiayaan bagi calon wirausaha.

Pada kesempatan yang sama, pengukuhan pengurus FKLPID Kabupaten Wajo turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai upaya memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan vokasi dan dunia usaha dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten serta siap menghadapi kebutuhan industri.

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga