Sufriadi Arif Jembatani Keluhan Pelaku Usaha Pertashop ke Komisi VI DPR RI

Jakarta, Celoteh.Online – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sufriadi Arif, memimpin delegasi DPRD Sulsel dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Sufriadi Arif menyampaikan keluhan dari pelaku usaha Pertashop di Sulsel yang telah mengalami kesulitan dalam menjalankan usaha mereka selama hampir lima tahun terakhir.

Baca Juga : Disambut Antusias Warga, Sufriadi Arif Hadiri Pembukaan Turnamen BILA CUP IX 2025 di Desa Lapaukke

Rombongan DPRD Sulsel yang hadir dalam RDP tersebut juga terdiri dari Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, serta sejumlah anggota Komisi D lainnya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari DPW SPRINDO Migas Sulawesi dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kerjasama dan Aspirasi DPRD Sulsel, Andi Padauleng.

RDP ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, yang menerima paparan mengenai kondisi usaha Pertashop di Sulsel yang terhambat. Dalam kesempatan itu, Sufriadi Arif mengungkapkan bahwa usaha Pertashop di Sulsel tidak dapat beroperasi secara optimal karena berbagai kendala yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Kami mengapresiasi langkah Komisi VI DPR RI yang menindaklanjuti aspirasi kami terkait Pertashop di Sulsel yang sudah hampir lima tahun tidak berjalan. Dalam waktu dekat, Komisi VI akan memanggil pihak Pertamina dan BPH Migas untuk mencari solusi agar pelaku Pertashop di Sulsel bisa kembali beroperasi dan melayani masyarakat, khususnya pengguna BBM Pertalite,” ujar Sufriadi Arif dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/11/2025).

Sufriadi Arif juga menekankan pentingnya adanya solusi yang konkret untuk memastikan kelangsungan usaha Pertashop, yang selama ini berperan penting dalam distribusi BBM di daerah-daerah tertentu di Sulsel.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif Serahkan Alat Rebana untuk Majelis Taklim di Wajo

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, menyatakan bahwa hasil RDP tersebut menunjukkan langkah positif bagi keberlanjutan usaha Pertashop. Kadir juga mengungkapkan bahwa akan ada pertemuan lanjutan dengan pihak Pertamina dan BPH Migas untuk membahas lebih lanjut mengenai solusi yang diharapkan dapat segera diterapkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami diterima oleh pimpinan Komisi VI DPR RI untuk memperjuangkan nasib pelaku Pertashop agar bisa kembali berjualan Pertalite. Ke depan akan ada RDP lanjutan bersama Pertamina dan BPH Migas. Ini tentu hasil perjuangan yang baik dari teman-teman di Komisi D DPRD Sulsel,” kata Kadir Halid.

DPRD Sulsel berharap agar pembahasan lanjutan dapat menghasilkan keputusan konkret yang memungkinkan operasional Pertashop di Sulsel dapat kembali berjalan normal dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

Baca Juga : Warga Desa Batu Terima Bantuan Tiang Listrik, Kepala Desa Apresiasi Sufriadi Arif

Sebelumnya, DPW SPRINDO Migas Sulawesi bersama aktivis CLAT menggelar unjuk rasa di kantor sementara DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan di PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Massa mengkritik kebijakan penjualan BBM bersubsidi yang dinilai hanya menguntungkan pihak tertentu dan merugikan usaha Pertashop kecil. Dalam orasinya, koordinator aksi Fahmi Sofyan menuding adanya ketidaknetralan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pertamina.

“Kami menduga Pertamina memberi izin penjualan pada tahap uji coba BBM bersubsidi hanya kepada pengusaha Pertashop yang memiliki SPBU di wilayah tertentu,” ujar Fahmi Sofyan.(*)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *