Ricuh di PT IMIP: Karyawan Kontraktor Bentrok dengan Security, Sejumlah Kendaraan dan Pos Dibakar

Morowali, Celoteh.Online – Kericuhan terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) antara karyawan kontraktor dengan petugas safety dan security perusahaan 02 Februari 2025. Insiden ini dipicu oleh kebijakan baru yang mewajibkan seluruh karyawan kontraktor menggunakan bus untuk masuk ke kawasan industri, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran PT IMIP per 1 Maret 2025.

Baca juga : Tambak Tercemar, Udara Kotor dan Limbah Beracun: Warga Konawe Menuntut Keadilan

Bentrokan pertama terjadi di Pos Bandara Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, sekitar pukul 05.45 WITA. Karyawan kontraktor yang hendak memasuki kawasan industri dihadang oleh petugas safety, yang menolak akses mereka karena mereka tidak menggunakan bus. Negosiasi yang dilakukan tidak membuahkan hasil, memicu kemarahan karyawan kontraktor. Mereka lalu mengejar petugas safety dan security, yang berujung pada aksi pengrusakan serta pembakaran kendaraan dan pos keamanan.

Diketahui, massa membakar satu unit mobil safety serta satu unit kendaraan Toyota Hilux Double Cabin milik Departemen HSE PT IMIP. Selain itu, Pos Security di gerbang masuk bandara juga dirusak dan dibakar. Situasi mulai kondusif setelah pukul 09.30 WITA, saat massa perlahan membubarkan diri.

Baca juga : Demonstrasi “Indonesia Gelap” Ricuh! Polisi Bubarkan Paksa, Massa menyelamatkan diri ke Kampus

Kerusuhan juga terjadi di Pos Poltek Desa Labota, Kecamatan Bahodopi. Sekitar pukul 05.30 WITA, karyawan kontraktor yang hendak masuk kerja melalui pintu gerbang kampus Desa Labota kembali dihalangi karena mereka tidak menggunakan bus. Situasi memanas, dan akibat jumlah massa yang banyak, petugas safety dan security mundur. Karyawan kontraktor yang terprovokasi kemudian membakar dua unit mobil Hilux safety PT IMIP serta merusak Pos Security.

Kondisi semakin tidak terkendali ketika satu regu Brimob BKO PT IMIP tiba di lokasi pada pukul 07.51 WITA untuk menenangkan massa. Namun, situasi berubah menjadi bentrokan fisik yang menyebabkan beberapa orang terluka, termasuk seorang anggota Brimob, Bripka Roni Naftali, yang mengalami luka akibat pemukulan. Beberapa korban lainnya juga mengalami luka dan langsung dilarikan ke Klinik PT IMIP untuk mendapatkan perawatan medis.

Kerugian Akibat Insiden:

  • Tiga unit kendaraan Toyota Hilux Double Cabin milik Departemen HSE PT IMIP dibakar.
  • Dua pos keamanan di Pos Bandara dan Pos Poltek dirusak dan dibakar.

Kericuhan ini terjadi secara spontan akibat ketidakpuasan karyawan kontraktor terhadap kebijakan baru PT IMIP yang melarang mereka menggunakan kendaraan selain bus untuk masuk ke kawasan industri. Hingga saat ini, situasi di lokasi berangsur kondusif, namun pihak keamanan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan lanjutan dari insiden ini.

(Kontributor : Agus Salim)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *