Perkuat Kesiapan Jamaah, An-Nur Gelar Manasik Akbar bagi 850 Calon Haji di Sidrap
SIDRAP, – CELOTEH.ONLINE – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) An-Nur Group kembali mempertegas komitmennya dalam mengawal tamu Allah melalui penyelenggaraan Manasik Haji Akbar.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 850 jamaah ini berlangsung khidmat di Masjid Agung Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada 30–31 Maret 2026.
Peserta manasik terdiri dari jamaah haji reguler dan haji khusus yang berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Sidrap serta daerah sekitarnya.
Agenda ini merupakan bagian dari program pembinaan intensif tahunan yang dirancang untuk memastikan kesiapan jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Pembekalan Teori dan Praktik Lapangan
Selama dua hari pelaksanaan, para jamaah mendapatkan bimbingan komprehensif yang mencakup aspek syariat maupun teknis. Materi yang diberikan meliputi pendalaman rukun dan wajib haji, hingga simulasi langsung (praktik) pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Kegiatan ini adalah wujud konsistensi kami selama 26 tahun melayani masyarakat. Kami ingin memastikan jamaah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki kemandirian ibadah serta kesiapan fisik dan mental yang prima,” ujar H. Bunyamin Yapid, Pimpinan KBIHU An-Nur Group.
Menjangkau Hingga Pelosok
H. Bunyamin Yapid menambahkan bahwa KBIHU An-Nur terus berupaya memberikan pelayanan yang inklusif dengan menjangkau jamaah hingga ke pelosok desa. Melalui bimbingan yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, tertib, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Antusiasme jamaah terlihat sangat tinggi, memenuhi area Masjid Agung Pangkajene sejak hari pertama. Kehadiran ratusan peserta ini menjadi cerminan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap pola pembinaan yang diterapkan oleh KBIHU An-Nur selama lebih dari dua dekade.
Dengan terlaksananya Manasik Akbar ini, KBIHU An-Nur optimis dapat mencetak jamaah haji yang mandiri dan mampu menjaga kekhusyukan ibadah di tengah dinamika pelaksanaan haji di Arab Saudi nantinya. (Imam Ismail)


















Komentar