Penerimaan Kontingen Porprov XVIII, Wajo Pastikan Atlet dan Ofisial Mendapat Pelayanan

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Pemerintah Kabupaten Wajo menyatakan kesiapannya memberikan pelayanan kepada seluruh atlet dan ofisial yang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penerimaan kontingen Porprov XVIII yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Jumat (6/11/2026).

Kabupaten Wajo bersama Kabupaten Bone menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.

Dalam laporan panitia penyelenggara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Wajo, M. Taufik Razak menjelaskan bahwa lokasi pertandingan di Wajo tersebar di empat kecamatan. 

Salah satunya Kecamatan Pitumpanua yang menjadi venue cabang olahraga hoki.

Sementara sebagian besar venue lainnya berada di sekitar Kota Sengkang, dengan pusat kegiatan di Stadion Andi Ninnong.

Untuk menunjang kebutuhan peserta, panitia juga menyiapkan kampung atlet dengan memanfaatkan rumah-rumah penduduk sebagai tempat istirahat. 

Lokasinya sekitar satu kilometer dari pusat kegiatan.

Adapun akomodasi kontingen disebar di empat kecamatan dengan mempertimbangkan lokasi pertandingan. 

Meski demikian, sebagian besar pemondokan dipusatkan di Kota Sengkang.

Panitia juga menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan pelayanan kepada atlet dan ofisial berjalan optimal.

Di antaranya berkoordinasi dengan PLN Wilayah Sulawesi Selatan terkait antisipasi pemadaman listrik serta Pertamina untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama pelaksanaan Porprov.

Selain itu, menghadapi musim kemarau berkepanjangan, panitia menyiapkan mobil tangki air yang akan berkeliling memenuhi kebutuhan air bersih di pemondokan kontingen yang tersebar di empat kecamatan.

“Kami senantiasa membuka diri untuk mendengarkan keluhan Bapak Ibu agar kami bisa menemukan solusi bersama,” ungkap Kadispora dalam laporannya.

Sementara itu, Bupati Wajo Andi Rosman yang diwakili Asisten I, Ahmad Jahran, menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen.

Ia mengatakan Porprov bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan medali dan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum membangun prestasi olahraga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempererat persaudaraan antardaerah.

Menurutnya, setiap atlet harus menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, integritas, dan menghormati lawan selama pertandingan berlangsung.

“Lawan dalam pertandingan bukanlah musuh dalam kehidupan. Kita boleh berkompetisi dengan penuh semangat di arena pertandingan, tetapi setelah pertandingan berakhir kita tetap bersaudara, sahabat, dan satu keluarga besar olahraga Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ahmad Jahran juga mengungkapkan bahwa Pemkab Wajo telah menugaskan liaison officer (LO) untuk mendampingi seluruh kontingen, mulai dari daerah asal hingga tiba di Kabupaten Wajo.

Pendampingan tersebut direncanakan berlangsung selama pelaksanaan Porprov hingga proses kepulangan masing-masing kontingen ke daerah asal.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses penerimaan maupun pelayanan selama kegiatan masih terdapat kekurangan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen kabupaten/kota peserta Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026. Selamat bertanding, tunjukkan prestasi terbaik, junjung tinggi sportivitas, bangun persahabatan dan jadikan persaudaraan sebagai kemenangan yang sesungguhnya,” tuturnya.

Ia berharap seluruh rangkaian Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 dapat berjalan sukses, aman, dan lancar serta melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan.

Exit mobile version