×
Banner Iklan

KPK Puji Langkah Menag Nasaruddin Umar Laporkan Fasilitas Pesawat Khusus: Teladan Positif Bagi Pejabat

24 Februari 2026 14:32 WIB
Editor : Salman Alfarisi
KPK Puji Langkah Menag Nasaruddin Umar Laporkan Fasilitas Pesawat Khusus: Teladan Positif Bagi Pejabat i

JAKARTA – CELOTEH.ONLINE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Menteri Agama (Menag) RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang mendatangi kantor KPK guna melaporkan penggunaan fasilitas pesawat khusus.

Fasilitas tersebut digunakan Menag saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, pada 15 Februari 2026 lalu.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa tindakan Menag yang melaporkan dugaan gratifikasi di awal merupakan sebuah teladan positif bagi seluruh penyelenggara negara.

“Pelaporan dugaan gratifikasi di awal yang dilakukan Menteri Agama Nasaruddin Umar menjadi teladan yang positif bagi setiap penyelenggara negara untuk melaporkan apapun penerimaan yang dilakukannya,” ujar Budi Prasetyo di Kantor KPK, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Budi menjelaskan bahwa pelaporan ini merupakan bentuk mitigasi awal untuk mencegah munculnya persoalan hukum di masa depan.

KPK menggarisbawahi tiga poin penting dari kehadiran Menag tersebut.

Pertama, menunjukkan komitmen kuat seorang menteri dalam pemberantasan korupsi melalui upaya pencegahan.

Kedua, tindakan ini menjadi edukasi dan teladan bagi seluruh ASN di Indonesia.

“Ketiga, ini menjadi edukasi kepada masyarakat dan pihak swasta agar tidak memberikan suatu hadiah atau bentuk lainnya kepada penyelenggara negara atau ASN,” tandas Budi.

Penjelasan Menag Nasaruddin Umar
Sementara itu, Menag Nasaruddin Umar menegaskan kehadirannya di KPK adalah untuk memberikan penjelasan secara transparan mengenai perjalanannya ke kampung halaman di Sulsel menggunakan pesawat khusus tersebut.

Ia mengaku ingin menjadi contoh bagi bawahannya di Kementerian Agama serta pejabat negara lainnya dalam hal pencegahan gratifikasi.

“Mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran bagi temen-temen lain. Mari kita mencoba untuk mendukung seluruh gagasan yang telah kita sosialisasikan, terutama dari KPK. Mari kita menjadi penyelenggara yang baik,” ajak Menag.

Tokoh asal Bone, Sulsel ini juga mengimbau kepada rekan sejawatnya untuk tidak ragu melaporkan segala hal yang dianggap meragukan secara etika atau hukum (syubhat).

“Laporkan apapun yang mungkin syubhat buat kita. Laporkan apa adanya. Kita jangan khawatir. Mudah-mudahan hal (pelaporan) ini adalah contoh yang baik untuk siapapun juga yang sebagai penyelenggara negara,” tegas Nasaruddin.

Bagi Menag, berkonsultasi dengan KPK bukanlah hal baru.

Sebelumnya, ia juga tercatat pernah menyerahkan pemberian dari pihak tertentu yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan haji untuk diperiksa oleh lembaga antirasuah tersebut. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga