JMSI Wajo Gelar Dialog Publik Terkait Semrawut Kabel Udara di Kota Sengkang
SENGKANG – CELOTEH ONLINE – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Cabang Wajo menginisiasi dialog publik bertajuk “Menarik Benang Kusut; Kabel Kusut di Kota Sengkang” sebagai respons atas kegelisahan masyarakat terhadap pengelolaan kabel udara yang dinilai semrawut dan berpotensi membahayakan keselamatan warga. 4/2/2026
Direktur Kerjasama dan Advokasi JMSI, Muh. Akbar, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari banyaknya keluhan publik terkait kabel udara yang tidak tertata rapi di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Wajo. “Ini adalah bentuk kegelisahan masyarakat.
Penataan kabel yang semrawut bukan hanya merusak estetika kota, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua JMSI Wajo, Muh. Nur, menegaskan dialog publik tersebut merupakan program rutin JMSI sebagai bagian dari peran media dalam mengangkat isu-isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat.
“Media memiliki tanggung jawab untuk mendorong diskusi publik agar persoalan yang menjadi perhatian masyarakat bisa dicarikan solusi bersama,” tuturnya.
Dialog publik ini juga merujuk pada ketentuan perundang-undangan terkait pemanfaatan ruang jalan, di antaranya aturan yang mewajibkan penataan kabel tidak mengganggu fungsi jalan serta memenuhi standar keselamatan, termasuk ketinggian minimum kabel di atas permukaan jalan.
Hal tersebut menjadi dasar JMSI Wajo menghadirkan forum diskusi yang melibatkan pemangku kepentingan lintas sektor
Dialog Publik JMSI ini rencananya dilaksanakan di Pelataran UMKM RTH. Sengkang pada hari Rabu, 4 Februari 2026, kegiatan dialog publik akan menghadirkan unsur DPRD, pemerintah daerah, instansi teknis, serta pihak penyedia layanan utilitas seperti PLN, Telkom, dan pemilik TV kabel, dengan harapan dapat menghasilkan rekomendasi konkret bagi penataan kabel udara di Kota Sengkang.















Komentar