Banner Iklan

IPPK Wajo Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW  dengan Tekankan Keteladanan

10 September 2026 16:16 WIB
Editor : Salman Alfarisi
IPPK Wajo Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW  dengan Tekankan Keteladanan i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Pengurus Ikatan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Wajo memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Sekretariat IPPK Kabupaten Wajo, Jalan A.P. Pettarani, Sengkang, Kamis (10/9/2026). 

Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus membangun kebersamaan dan silaturahmi di antara keluarga besar IPPK.

Kegiatan mengusung tema “Cinta Rasul, Teladan dalam Kehidupan, Inspirasi untuk Kebaikan”. 

Selain dihadiri pengurus IPPK Kabupaten Wajo dan IPPK Provinsi Sulawesi Selatan, kegiatan juga melibatkan pengurus IPPK dari sejumlah kecamatan, pembina, tokoh pendidikan, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Ketua IPPK Kabupaten Wajo, Drs. H. Jasman Juanda, M.Si., mengatakan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga kekompakan organisasi. 

Menurut dia, hubungan yang dibangun dalam suasana kekeluargaan membuat pengurus dapat bekerja tanpa terlalu dibatasi sekat hierarki organisasi.

“Memang itulah yang menjadi modal saya dengan teman-teman semuanya ini di IPPK Kabupaten Wajo, kebersamaan itu,” kata Jasman Juanda dalam sambutannya. Ia mengatakan dirinya tidak merasakan jarak sebagai ketua karena hubungan antarpengurus lebih banyak dibangun melalui semangat pertemanan dan kekeluargaan.

Jasman Juanda menilai kekompakan tersebut terlihat dari keterlibatan pengurus IPPK dari berbagai wilayah di Kabupaten Wajo. 

Dalam kegiatan itu, pengurus dari sejumlah kecamatan hadir untuk mengikuti rangkaian acara sekaligus memperkuat hubungan organisasi di tingkat kabupaten dan kecamatan.

“Kemudian hadir juga teman-teman kita, saudara-saudara kita dari pengurus kecamatan,” ujar Jasman Juanda. Ia menyebut kehadiran pengurus kecamatan sebagai kehormatan bagi IPPK Kabupaten Wajo sekaligus menjadi dorongan untuk memperluas keberadaan organisasi di seluruh wilayah Wajo.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antara IPPK Kabupaten Wajo dan IPPK Provinsi Sulawesi Selatan. Jasman Juanda menyinggung sejarah Ketua IPPK Provinsi Sulawesi Selatan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan IPPK Wajo sebagai salah satu alasan untuk terus merawat hubungan tersebut.

“Memang bagi Pak Ketua tidak boleh melupakan Wajo karena historinya beliau terpilih menjadi menjadi ketua IPPK Sulawesi Selatan di tempat ini,” kata Jasman. Ia berharap hubungan historis tersebut dapat terus menjadi motivasi untuk membangun kebersamaan dan kerja sama antara pengurus di tingkat kabupaten dan provinsi.

Momentum Maulid juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus ranting IPPK Kecamatan Tempe masa bakti 2026–2031. Berdasarkan keputusan Pengurus Cabang IPPK Kabupaten Wajo Nomor 024/IPPK/W/VIII/2026, kepengurusan tersebut disahkan pada 28 Agustus 2026 dan diwajibkan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas secara berkala kepada pengurus IPPK Kabupaten Wajo.

Pengukuhan pengurus ranting IPPK Kecamatan Tempe kemudian ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan bendera pataka. Pengurus yang dikukuhkan menyatakan kesiapannya menerima amanah dan menjalankan tugas sesuai ketentuan organisasi.

Selain pengukuhan pengurus ranting, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelantikan Majelis Taklim Nurul Ilmi IPPK Kabupaten Wajo masa bakti 2026–2031. Kepengurusan tersebut dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Majelis Taklim Nurul Ilmi IPPK Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 003/Kep/MT-IPPK/SLS/VIII/2026 yang ditetapkan di Makassar pada 26 Agustus 2026.

Ketua Majelis Taklim Nurul Ilmi IPPK Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. Hj. Andi Tenriani, M.Si., meminta pengurus yang baru dilantik menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh. Ia juga mendorong Majelis Taklim Nurul Ilmi di Wajo membangun kegiatan keagamaan yang dapat menjangkau hingga tingkat kecamatan.

“Semoga ketua yang terpilih bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan sesungguh-sungguhnya dan setulus-tulusnya,” ujar Andi Tenriani. Ia berharap keluarga besar IPPK Wajo dapat membangun lingkungan yang dekat dengan Al-Qur’an dengan mengajak keluarga untuk rutin berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Andi Tenriani juga mengajak pengurus Majelis Taklim Nurul Ilmi memperkuat kegiatan tadarus dan pembinaan Al-Qur’an. Menurut dia, penguatan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti di tingkat kabupaten, tetapi berkembang melalui pembentukan majelis taklim dan kelompok-kelompok tadarus di kecamatan.

Sementara itu, Ketua IPPK Provinsi Sulawesi Selatan, DR. KH. Nasiruddin Rasyid, M.Pd., menyampaikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia mengawali materinya dengan mengajak peserta melihat kondisi kehidupan masyarakat sebelum kedatangan Islam untuk memahami perubahan sosial dan nilai kemanusiaan yang dibawa Rasulullah.

Nasiruddin Rasyid juga mengingatkan bahwa peringatan Maulid seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurut dia, kecintaan kepada Rasulullah perlu diwujudkan melalui upaya memahami kehidupan Nabi dan menjadikan nilai-nilai yang beliau ajarkan sebagai pedoman dalam kehidupan.

“Yang kedua, membawakan hikmah Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam,” kata Nasiruddin Rasyid sebelum menyampaikan materi tentang kehidupan Rasulullah. Ia kemudian mengaitkan hikmah Maulid dengan perubahan kehidupan masyarakat setelah Islam datang.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan Maulid di lingkungan IPPK Wajo tidak hanya menjadi forum keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi organisasi. Pengukuhan pengurus ranting dan pelantikan Majelis Taklim Nurul Ilmi menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur, silaturahmi, serta aktivitas sosial-keagamaan keluarga besar IPPK.

Ketua IPPK Kabupaten Wajo, Drs. H. Jasman Juanda, M.Si., berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dalam kegiatan tersebut dapat dipertahankan dalam pelaksanaan program IPPK selanjutnya. Ia juga meminta nilai-nilai yang disampaikan dalam hikmah Maulid dapat menjadi bekal bagi pengurus dan anggota untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat dengan menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pijakan.

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga