×
Banner Iklan

ALMAMATER Nilai PT GSI Abaikan Aspirasi Warga, Soroti Minimnya Respons dan Transparansi

20 Maret 2026 15:14 WIB
Editor : Salman Alfarisi
ALMAMATER Nilai PT GSI Abaikan Aspirasi Warga, Soroti Minimnya Respons dan Transparansi i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Aliansi Almamater menilai tidak adanya respons dari PT GSI terhadap aksi yang digelar pada 17 Maret sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi masyarakat lokal yang memperjuangkan hak dan kesejahteraan di daerahnya sendiri.

Perwakilan Almamater, Ardiansyah, menyatakan pihak perusahaan tidak menunjukkan itikad baik untuk berdialog dengan organisasi dan lembaga di Kabupaten Wajo.

Hal ini, menurutnya, terlihat dari tidak adanya perwakilan perusahaan yang menerima kedatangan massa aksi di kantor PT GSI.

“Tidak adanya tim yang menerima kami menjadi bukti bahwa tuntutan masyarakat tidak diindahkan,” ujar Ardiansyah.

Ia menjelaskan, Aliansi Almamater terdiri dari sejumlah organisasi, di antaranya Asosiasi Pecinta Alam, APALA, SAMI, AMIWB, Gempita, dan Barisan Muda.

Masing-masing organisasi disebut sebagai representasi lembaga yang membawa aspirasi masyarakat, namun tidak diberikan ruang untuk berdiskusi terkait tujuh tuntutan yang diajukan.

Ardiansyah juga menyoroti pernyataan PT GSI di media yang menyebut telah melibatkan 252 tenaga kerja lokal dan kontraktor.

Menurutnya, kondisi di lapangan masih menunjukkan adanya pengangguran yang belum terserap.

“Fakta di lapangan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan,” katanya.

Ia menambahkan, aktivitas ekonomi yang berkembang di wilayah tersebut tidak sepenuhnya berasal dari PT GSI, melainkan juga dipengaruhi oleh aktivitas SKK Migas dan EMP.

Sementara itu, anggota Almamater lainnya, Adam, mengkritik proses rekrutmen tenaga kerja dan lelang proyek yang dinilai tidak transparan.

“Proses rekrutmen terkesan tertutup, seperti ‘bisik-bisik’, tanpa pengumuman terbuka. Begitu juga dengan lelang pekerjaan yang diduga tidak transparan,” ujarnya.

Adam mempertanyakan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Ia menegaskan pihaknya tetap membuka ruang dialog apabila PT GSI bersedia melakukan pertemuan secara terbuka.

“Jika PT GSI membuka ruang dialog, kami siap berdiskusi secara terbuka demi kepentingan masyarakat Wajo,” tutupnya. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga