Banner Iklan

“Mahasiswa Tidak Apatis, Kita Hanya Kehilangan Ruang Berproses”

16 Oktober 2026 03:01 WIB
Editor : Salman Alfarisi
“Mahasiswa Tidak Apatis, Kita Hanya Kehilangan Ruang Berproses” i

Oleh : Ahmad Ikram.  (Kader HmI Cabang Wajo)



Sebagai bagian dari organisasi mahasiswa, saya melihat satu kegelisahan yang semakin nyata: minat mahasiswa untuk bergabung dan berproses di organisasi ekstra kampus semakin menurun. Fenomena ini sering dianggap sebagai tanda bahwa mahasiswa hari ini semakin apatis. Namun, saya kira persoalannya tidak sesederhana itu.


Mahasiswa hari ini tumbuh dalam zaman yang berbeda. Mereka memiliki banyak ruang untuk belajar, membangun jaringan, dan mengembangkan diri.

Karena itu, organisasi tidak lagi menjadi satu-satunya pilihan. Pertanyaannya kemudian bukan hanya mengapa mahasiswa tidak mau berorganisasi?, tetapi apa yang membuat mereka harus berorganisasi?


Sebagai orang yang berada di dalam organisasi, saya percaya organisasi masih memiliki peran penting dalam kehidupan mahasiswa. Organisasi adalah ruang untuk belajar berpikir, berdiskusi, berbeda pendapat, memimpin, bekerja bersama, dan memahami persoalan masyarakat.


Di sinilah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) seharusnya mengambil peran.
HMI tidak semestinya hanya dikenal melalui atribut, struktur, atau kegiatan rutinnya. HMI harus menjadi ruang perkaderan yang membuat mahasiswa tumbuh secara intelektual, membangun karakter, dan memiliki kepekaan terhadap persoalan keumatan dan kebangsaan.


Kita tidak harus pintar sebelum masuk organisasi. Justru kita berorganisasi karena ingin belajar menjadi lebih baik.
Mahasiswa yang awalnya takut berbicara dapat belajar menyampaikan gagasan.

Mereka yang belum terbiasa membaca dapat mulai mengenal berbagai pemikiran. Mereka yang belum pernah memimpin dapat belajar bertanggung jawab. Semua itu tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses.


Tentu organisasi tidak sempurna. Akan ada perbedaan, kritik, konflik, bahkan kekecewaan. Namun, bukankah justru dari proses itulah kedewasaan dibentuk?
Karena itu, saya ingin mengajak mahasiswa, khususnya mereka yang baru memasuki dunia kampus, untuk tidak buru-buru menutup diri dari organisasi.


Datanglah. Berdiskusilah. Kenali prosesnya. Kemudian tentukan pilihanmu.
Jangan bergabung hanya karena ajakan teman. Tetapi jangan pula menolak hanya karena mendengar cerita orang lain.


Jika hari ini organisasi mulai sepi, mungkin yang harus kita lakukan bukan sekadar memperbanyak perekrutan. Kita harus kembali menghidupkan ruang diskusi, membaca, berpikir kritis, dan pengabdian kepada masyarakat.


Saya percaya mahasiswa tidak kehilangan idealisme. Mereka hanya membutuhkan ruang yang mampu mengarahkan idealisme itu menjadi tindakan.


Dan bagi saya, HMI masih menjadi salah satu ruang yang layak untuk itu.
Bukan karena HMI sempurna, tetapi karena kita percaya bahwa organisasi ini masih dapat menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan apa yang ingin diperjuangkan.


Sebab masa mahasiswa terlalu berharga jika hanya dihabiskan untuk mengejar nilai dan menunggu wisuda.
Mari membaca. Mari berdiskusi. Mari berpikir. Mari berproses.


Karena menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi tentang menemukan siapa diri kita, apa yang kita perjuangkan, dan untuk siapa ilmu yang kita miliki akan digunakan. Ahmad Ikram (Kader HmI Cabang Wajo)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga