Andi Ummul Resky Lutfiah Ketua Terpilih di Arena Musycab IX IMM Wajo
WAJO – CELOTEH.ONLINE – Musyawarah Cabang (Musycab) IX Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Wajo resmi menetapkan kepemimpinan baru setelah berlangsung selama dua hari, 1–2 Agustus 2026, di Pusat Dakwah Muhammadiyah (PUSDAM) Kabupaten Wajo. Forum bertema “Akselerasi Kolektif Gerakan: IMM Wajo Transformatif” itu menjadi momentum evaluasi sekaligus penentuan arah gerakan organisasi.
Melalui sidang pleno, Andi Ummul Resky Lutfiah terpilih sebagai formatur Ketua Umum PC IMM Wajo periode 2026–2027, didampingi Jumari sebagai Sekretaris Umum dan Putri Amelia sebagai Bendahara Umum.
Ketua Umum PC IMM Wajo demisioner, Wahiduddin Ridha, menegaskan Musycab bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi ruang refleksi dan evaluasi organisasi. “Musyawarah ini bukan akhir perjuangan, melainkan momentum mengevaluasi perjalanan satu periode sekaligus merumuskan arah gerakan IMM ke depan,” ujarnya.
Pembukaan Musycab dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wajo, Drs. Aris Abdullah, unsur organisasi otonom Muhammadiyah, DPD IMM Sulawesi Selatan, BEM Universitas Muhammadiyah Makassar PSDKU Kebidanan Wajo, serta para demisioner.
Dalam sambutannya, Aris Abdullah menekankan pentingnya komunikasi, disiplin, dan semangat kolektif sebagai fondasi organisasi.
“Rawatlah IMM seperti kamu merawat dirimu sendiri. Kalian adalah penerus kami. Jadikan semangat kolektif ini benar-benar terwujud selama satu periode ke depan,” demikian pesan Aris Abdullah.
Sementara itu, perwakilan DPD IMM Sulawesi Selatan, Umirahayusari, S.H., mengajak seluruh kader menjadikan Musycab sebagai ruang musyawarah yang mengedepankan etika, dialog, dan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Usai terpilih, Andi Ummul Resky Lutfiah menyatakan siap mengemban amanah dan menguatkan kembali gerakan IMM Wajo.
“Saya berharap kepengurusan satu periode ke depan dapat memaksimalkan program-program organisasi dan semakin memassifkan gerakan IMM Wajo,” katanya.
Musycab IX juga menjadi penanda berakhirnya satu periode kepengurusan sekaligus awal estafet kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi dan membawa IMM Wajo semakin progresif serta transformatif. (*)

















Komentar