Puncak Milad ke-113 Muhammadiyah di Sidrap: Bupati Syaharuddin Alrif Perkuat Sinergi.
SIDRAP – CELOTEH.ONLINE – Puncak peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung khidmat dan produktif hari ini, Ahad (8/2/2026).
Bertempat di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, acara ini tidak hanya diisi dengan refleksi ideologis, tetapi juga dirangkaikan langsung dengan aksi nyata penanaman alpukat unggul sebagai simbol kemajuan ekonomi umat.
Acara puncak diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. KH. Mustari Bosra, MA., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Beliau menekankan agar warga persyarikatan selalu menjadikan kearifan lokal Nene Mallomo sebagai kompas dalam bergerak.
“Nilai kejujuran dan keteguhan Nene Mallomo harus menjadi ruh kita. Inilah yang menguatkan karakter Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang telah berkiprah di kancah global. Kita bergerak di desa, tapi dampaknya terasa hingga dunia,” tegas Prof. Mustari.
Seusai arahan tersebut, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, memberikan sambutannya sekaligus menutup program “Bermalam di Desa” yang telah ia laksanakan sejak Sabtu kemarin. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap tema Milad “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Bupati memimpin langsung prosesi penanaman alpukat di lokasi acara.
“Pemerintah Kabupaten Sidrap hadir memberikan dukungan total. Hari ini, peringatan Milad kita rangkaikan dengan penanaman alpukat unggul. Ini bukan sekadar simbol, tapi langkah konkret pemerintah bersama Muhammadiyah untuk membangun ketahanan pangan dan menjadikan Desa Lombo sebagai sentra ekonomi baru,” ujar Bupati yang juga Pendekar Tapak Suci tersebut.
Aksi penanaman ini turut diikuti oleh jajaran kepala OPD, para Camat, serta tokoh masyarakat setempat. Program ini diharapkan menjadi pemicu bagi warga untuk memanfaatkan potensi lahan pertanian di wilayah Pitu Riase demi kesejahteraan jangka panjang.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme ribuan kader yang memadati area pegunungan Desa Lombo. Perpaduan antara pesan moral dari Prof. Mustari dan aksi lingkungan dari Bupati Syaharuddin Alrif menjadikan peringatan Milad ke-113 ini sebagai salah satu momentum paling progresif di Bumi Nene Mallomo.






Komentar