×
Banner Iklan

Biddokkes Polda Sulsel Siagakan Posko dan Tim DVI Hadapi Tragedi Pesawat ATR 42-500

18 Januari 2026 11:30 WIB
Penulis : dwikiluckiantoseptiawan
Editor : Salman Alfarisi
Biddokkes Polda Sulsel Siagakan Posko dan Tim DVI Hadapi Tragedi Pesawat ATR 42-500 i

Makassar, Celoteh.Online – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan mendirikan posko ante mortem di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu dinihari.

Posko ini disiapkan menyusul hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 yang diduga jatuh di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros, pada Sabtu siang, 17 Januari.

Baca Juga : Pemkot Makassar dan Polda Sulsel Sepakat Jaga Kondusivitas Kota di 2026

Selain posko ante mortem, Biddokkes Polda Sulsel memberangkatkan tiga tim Disaster Victim Identification (DVI) ke lokasi kejadian untuk mendukung tim SAR gabungan yang telah lebih dulu menuju TKP.

Setiap tim DVI beranggotakan empat personel, lengkap dengan perlengkapan medis dan alat identifikasi. Minggu (18/1)

Kombes Pol Dr Muhammad Haris MRS, QHIA, Kabiddokkes Polda Sulsel, menjelaskan bahwa tim DVI disiapkan untuk memberikan pertolongan medis jika korban ditemukan selamat.

Namun, pihaknya juga telah menyiapkan prosedur identifikasi apabila ditemukan korban meninggal dunia.

“Kami membawa peralatan untuk memberikan pertolongan. Kami berharap semua kru dan penumpang masih selamat. Namun seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami sudah membuka posko ante mortem untuk pendataan,” ujarnya.

Muhammad Haris menambahkan, hingga saat ini tim SAR gabungan belum menemukan titik pesawat jatuh.

Posko ante mortem berfungsi untuk mendata identitas penumpang dan kru pesawat jika nantinya terdapat korban meninggal, sementara pemeriksaan post mortem akan dilakukan apabila ditemukan jenazah atau bagian tubuh korban di lokasi.

Selain itu, Biddokkes menyiagakan sejumlah ambulans di posko untuk mendukung evakuasi dan penanganan korban.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Hadiri Open House Natal Keuskupan Agung Makassar

“Sejauh ini informasi dari tim yang sudah ke TKP belum menemukan titik pesawat. Kami masih menunggu perkembangan apakah ada korban yang ditemukan, baik selamat maupun meninggal,” kata Muhammad Haris.

Pesawat ATR 42-500 itu hilang kontak saat melakukan penerbangan pada Sabtu (17/1).

Hingga kini, SAR gabungan terus berupaya mencari lokasi jatuhnya pesawat di kawasan Leang-Leang, Maros, yang wilayahnya dikenal sulit dijangkau.

Biddokkes Polda Sulsel memastikan koordinasi terus dilakukan dengan semua pihak terkait untuk memaksimalkan proses pencarian dan evakuasi.

Posko ante mortem juga memfasilitasi keluarga penumpang dalam memberikan data dan informasi tambahan untuk mempercepat proses identifikasi jika korban ditemukan.

Polda Sulsel menegaskan akan rutin memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan evakuasi dan kondisi di lapangan.(*)

Kontributor : Dwiki Luckinto Septiawan

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga