Celoteh.Online – Menjelang bulan suci Ramadhan, umat Muslim dianjurkan menyiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual.
Nabi Muhammad SAW memiliki tradisi khusus yang dilakukan sebelum memasuki bulan penuh berkah ini. Lima tradisi tersebut bisa menjadi panduan praktis sehari-hari bagi umat Muslim.
1. Menyegerakan Niat Berpuasa
Nabi Muhammad SAW selalu menekankan pentingnya niat sebelum berpuasa.
Menyegerakan niat membuat ibadah puasa lebih fokus dan khusyuk. Dengan menanamkan niat sejak awal, umat Muslim dapat menjalani Ramadhan dengan kesadaran penuh akan tujuan ibadah.
2. Membersihkan Hati dari Prasangka Buruk
Sebelum Ramadhan, Nabi Muhammad SAW mendorong umat untuk membersihkan hati dari prasangka buruk, dendam, atau permusuhan.
Hal ini dilakukan agar ibadah puasa dijalani dengan hati yang bersih dan damai, sehingga Ramadhan menjadi momen mempererat silaturahmi.
3. Menyiapkan Zakat dan Sedekah
Salah satu tradisi Nabi adalah memperbanyak sedekah dan menyiapkan zakat sebelum Ramadhan.
Amalan ini tidak hanya membantu sesama, tetapi juga melatih umat Muslim untuk lebih peduli terhadap kebutuhan sosial dan menanamkan rasa empati.
4. Menata Jadwal Ibadah
Nabi Muhammad SAW biasa menata waktu ibadah dengan rapi sebelum Ramadhan.
Ini termasuk membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalat sunnah, dan dzikir.
Persiapan ini membantu menjaga konsistensi ibadah selama Ramadhan sehingga lebih maksimal.
5. Menyiapkan Makanan Sahur Secara Sederhana
Sahur menjadi bagian penting dari ibadah puasa. Nabi Muhammad SAW menekankan kesederhanaan dalam menyiapkan makanan sahur.
Hal ini mengajarkan umat Muslim untuk tidak berlebihan sekaligus menjaga kesehatan selama puasa.
Dengan mengikuti lima tradisi Nabi Muhammad SAW ini, umat Muslim dapat menyambut Ramadhan dengan lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual.
Tradisi-tradisi ini tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat nilai kebaikan, kepedulian, dan kebersamaan.(*)

Posted inCeloteh Berita