Banner Iklan

Stunting Wajo Turun Jadi 20,5 Persen, Wabup Wajo Ingatkan Pentingnya Intervensi Tepat

7 Oktober 2026 22:14 WIB
Penulis : Muh Nur
Editor : Salman Alfarisi
Stunting Wajo Turun Jadi 20,5 Persen, Wabup Wajo Ingatkan Pentingnya Intervensi Tepat i

WAJO – CELOTEH.ONLINE – Prevalensi stunting di Kabupaten Wajo terus menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. 

Angkanya turun dari 28,6 persen pada 2022 menjadi 27,4 persen pada 2023, kemudian kembali turun menjadi 20,5 persen pada 2024.

Capaian tersebut menjadi salah satu hal yang dipaparkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (7/10/2026).

Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin, menghadiri rakor tersebut bersama para Ketua TPPS, kepala dinas kesehatan, dan kepala Bappeda kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan selaku Ketua TPPS Provinsi menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarsemua pemangku kepentingan dan lintas sektor untuk bersama-sama mendesain dan mengeksekusi strategi yang tepat dalam menurunkan prevalensi stunting di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan prevalensi stunting Kabupaten Wajo yang mengalami penurunan cukup signifikan.

Angka prevalensi stunting Wajo turun dari 28,6 persen pada 2022 menjadi 27,4 persen pada 2023, kemudian kembali turun menjadi 20,5 persen pada 2024.

“Alhamdulillah mengalami penurunan yang cukup signifikan dari angka 28,6 persen pada tahun 2022 menjadi 27,4 persen tahun 2023, dan kemudian turun lagi menjadi 20,5 persen tahun 2024,” kata dr Baso Rahmanuddin.

Sementara itu, data prevalensi stunting Wajo untuk 2025 belum dirilis.

Di sisi lain, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Prof. Dr. Veni Hadju, SKM., M.Kes., yang menjadi salah satu narasumber mengingatkan pentingnya mewaspadai potensi wasting atau kurang gizi akut.

Wasting dapat berubah menjadi stunting atau kurang gizi kronis. 

Karena itu, diperlukan strategi intervensi yang tepat pada setiap lapisan masalah yang berkaitan dengan stunting.

Penurunan prevalensi menjadi capaian positif bagi Wajo. 

Namun, evaluasi dan intervensi yang tepat tetap diperlukan untuk menjaga tren penurunan tersebut. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga