Banner Iklan

DLH Wajo Dorong SURAT KAWAN Biopori, Pilah Sampah Dimulai dari Rumah

22 September 2026 07:32 WIB
Penulis : Muh Nur
Editor : Salman Alfarisi
DLH Wajo Dorong SURAT KAWAN Biopori, Pilah Sampah Dimulai dari Rumah i

WAJO, CELOTEH.ONLINE – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, A. Fakhrul Rijal B, terus mendorong pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya, yakni dari rumah masing-masing.

Langkah tersebut diterapkan terlebih dahulu di lingkungan internal DLH Wajo. Setelah sebelumnya mengarahkan seluruh staf menyediakan ember biopori untuk mengolah sampah makanan dan sampah dapur, kini seluruh staf juga diarahkan menyediakan karung waring sebagai tempat pengumpulan sampah botol plastik.

Gerakan itu kemudian dikembangkan dengan nama SURAT KAWAN Biopori, singkatan dari “Satu Rumah Satu Karung Waring dan Biopori.”

Melalui gerakan tersebut, setiap rumah staf DLH diharapkan memiliki dua sarana sederhana untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Ember biopori digunakan untuk mengolah sampah makanan dan sampah dapur, sedangkan karung waring digunakan untuk mengumpulkan sampah botol plastik.

“Alhamdulillah, rumah seluruh staf sudah lengkap dengan biopori dan karung waring. Ini merupakan langkah nyata untuk membiasakan pengelolaan sampah dimulai dari rumah masing-masing,” ujar A. Fakhrul Rijal B.

Menurutnya, perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah perlu dimulai dari lingkungan terdekat. Pemilahan sejak dari rumah memungkinkan sampah yang masih memiliki nilai guna dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali, sementara sampah organik dapat diolah melalui biopori.

A. Fakhrul mengatakan, gerakan SURAT KAWAN Biopori diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat Wajo bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan konsisten.

“Kalau setiap rumah mulai memilah, maka sampah tidak lagi semuanya berakhir di tempat pembuangan. Kita mulai dari rumah kita, mulai dari staf DLH, dan selanjutnya kita ajak seluruh masyarakat Wajo,” tegasnya.

Gerakan SURAT KAWAN Biopori menjadi bagian dari upaya DLH Kabupaten Wajo membangun budaya memilah sampah dari sumber, mengurangi sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA), serta mendukung terwujudnya lingkungan Wajo yang bersih, sehat, resik, dan indah. (*)

Tags:

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Terkait

Rekomendasi Lain

Infografik

Infografik 1
Infografik 2

Baca Juga